Tiga Kali Ganti Menteri Perdagangan Defisist Neraca Perdagang Terus Naik, Kenapa Ya?

Ekbis  JUM'AT, 08 FEBRUARI 2019 , 09:11:00 WIB

Tiga Kali Ganti Menteri Perdagangan Defisist Neraca Perdagang Terus Naik, Kenapa Ya?

ilustrasi/net

RMOLJabar. Selama memerintah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tiga kali ganti mengganti menteri perdagangan. Namun pergantian menteri ternyata tidak membuat neraca perdagangan menjadi lebih baik.

Terakhir Enggartiasto Lukito diangkat sebagai orang ketiga yang menyelenggarakan urusan di bidang perdagangan dalam pemerintahan Jokowi, tetap saja Enggar tidak sanggup membalikkan defisit neraca perdagangan.

"Apanya yang salah? Apakah Jokowi yang berlatar belakang pengusaha mebel yang bergelut dalam dunia usaha ekspor impor memang tidak paham dunia perdagangan luar negeri?" ucap Koordinator Indag Watch, Muslim Arbi melalui pesan elektronik seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/2).

Sebelum mengangkat Enggar, Jokowi memasang Rahmat Gobel sebagai menteri perdagangan. Tidak lama ia dicopot dan diganti Thomas Lembong. Jabatan Lembong juga seumur jagung.

Menurut Muslim Arbi, Menteri Enggar yang juga petinggi Partai Nasdem tak mampu mengangkat kinerja perdagangan luar negeri Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2018 mengalami defisit sebesar 8,57 miliar dolar AS. Defisit terbesar diantaranya 2,05 miliar dolar AS terjadi pada November 2018.

Padahal, sebagai pengusaha ekspor impor mebel seharusnya Jokowi menguasai basic skill perdagangan luar negeri. Tapi anehnya neraca perdagangan di era Jokowi berkuasa sangat buruk.

"Kok nggak sanggup membuat kebijakan menutup defisit neraca perdagangan? Ini sebagai basic skill-nya saja Jokowi gagal. Gagal menaikkan perdagangan luar negeri dan gagal memilih menteri yang urus perdagangan," ucapnya. [son]



Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00