PDIP Jelaskan Rumor Ahok Bakal Gantikan Ma'ruf Amin

Politik  SENIN, 11 FEBRUARI 2019 , 04:30:00 WIB

PDIP Jelaskan Rumor Ahok Bakal Gantikan Ma'ruf Amin

Ahok/Net

RMOLJabar. Spekulasi mantan narapidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, bakal gantikan Ma'ruf Amin jadi Cawapres kembali mengemuka.

Hal itu diperkuat dengan bergabungnya Ahok menjadi bagian dari PDI Perjuangan selepas menjalani hukuman dibalik jeruji besi.

Menanggapi rumor tersebut, Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari menganggap bahwa hal itu untuk menggembosi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf.

"Tidak ada ceritanya di UU, yang orang bisa menggantikan seseorang, itu seolah menjadi urusan personal kan ada koalisi," ujar Eva saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Minggu, 10/2).

Eva memberi contoh pergantian wakil gubernur DKI Jakarta paska ditinggal Sandiaga Uno hampir tujuh bulan, di mana antara Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra sebagai pengusung belum menemui titik temu.

"Ganti wagub saja berantem loh di antara koalisi. Ahok itu siapa, partainya PDIP, masa nanti orang-orang PPP, koalisi ngomong masa PDIP sama PDIP," ucapnya, seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.

"Lihat saja kasus di DKI, tidak kelar-kelar," cetus Eva yang juga anggota DPR.

Sekali lagi Eva menekankan, menggantikan seorang presiden dan wakil presiden tidak sesederhana karena secara konstitusi memiliki prosedur sangat rumit dan yang harus dilalui.

"Lagian Pak Maruf tidak bisa diganti sewaktu-waktu," imbuhnya.

Eva menegaskan, tidak ada skenario TKN menggantikan Maruf di tengah jalan, seperti rumor yang beredar.

"Karena tidak menjadi bagian dari kesepakatan TKN maupun koalisi di Pak Jokowi," tukasnya. [yls]

Komentar Pembaca
Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 19:00:00

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 10:00:00

#JokowiBohongLagi Dan Bukti-buktinya

#JokowiBohongLagi Dan Bukti-buktinya

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 , 07:00:00