Ketua Umum PA 212 Jadi Tersangka, BPN: Kami Akan Bela Habis-habisan

Hukum  SENIN, 11 FEBRUARI 2019 , 15:46:00 WIB

Ketua Umum PA 212 Jadi Tersangka, BPN: Kami Akan Bela Habis-habisan

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif / net

RMOLJabar. Pihak kepolisian sudah menetapkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran kampanye.

Menanggapi hal tersebut, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyatakan akan melakukan pembelaan (bantuan hukum) habis-habisan kepada ulama asal Surakarta tersebut.

"Kami akan bela habis-habisan tentu saja," kata anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, seperti dilansir Kantor Berita RMOL, (Senin, 11/2).

Wakil ketua DPR ini beralasan, dugaan pelanggaran pemilu juga dilakukan oleh pihak paslon nomor urut 01 Jokowi-Maruf. Hanya saja tidak dilakukan proses lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

"Banyak juga pelanggaran yang dilakukan paslon 01, tapi tidak ditindaklanjuti," sesalnya.

Menurut Fadli, dugaan pemidanaan kepada Slamet Maarif yang juga Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi dinilai tidak relevan dan cenderung diskriminatif.

"Ini (pemidanaan pemilu) tidak perlu, kalau kita lihat apa yang terjadi ini kan bersifat administratif saja ya jangan dikriminalisasi," tuturnya.

Lebih lanjut, Fadli merasa heran atas penangkapan dan pemidanaan terhadap pihak kubu Prabowo-Sandi terjadi menjelang pencoblosan 17 April.

"Ini polanya makin hari mendekati pemilu makin banyak tokoh-tokoh yang merupakan bagian dari BPN seperti ditarget. Mulai dari saudara Ahmad Dhani, Buni Yani, kemudian Slamet Maarif dan tokoh lain. Saya lihat ini menghambat kerja BPN untuk memenangkan Prabowo-Sandi," tutup Fadli. [rus]



Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00