KOTA CIMAHI

Oknum PNS RSUD Cibabat Pakai Sabu

Peristiwa  SENIN, 11 FEBRUARI 2019 , 19:15:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Oknum PNS RSUD Cibabat Pakai Sabu

Ekspos narkoba/RMOLJabar

RMOLJabar. S alias Hendrik (37) Salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi bertugas di RSUD Cibabat ditangkap Polres Cimahi lantaran kedapatan memakai sabu.

Ia dijerat Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, karena kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 0,2 gram.  

"Dugaan sementara pemakai. Kita masih dalami lagi," kata Kasatnarkoba Polres Cimahi, AKP Sugeng Heryadi saat ditemui di Mapolsek Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Senin (11/2).

Hendrik diamankan polisi pada 29 Januari 2019 sekitar pukul 15.00 WIB di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Jalan Amir Mahmud. Ia merupakan pegawai rumah sakit regional itu.

Dikatakannya, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa di sekitar RSUD Cibabat ada seseorang yang diduga menggunakan narkoba. Setelah mendapat informasi itu, polisi langsung melakukan penyelidikan

Setelah informasinya valid, polisi pun melakukan penangkapan terhadap tersangka dan ditemukan barang bukti berupa sabu, satu buah bong, satu buah cangklong dan barang bukti lainnya.

"Saat ditangkap, PNS ini lagi bekerja. Tertangkap tangan sedang dalam keadaan menggunakan sabu-sabu," terang Sugeng.

Berdasarkan pengakuan tersangak, lanjut Sugeng, pemakaian barang haram itu bukan kali ini saja. "Dugaan sementara, tersangak ini ketergantungan," tandasnya.

Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi membenarkan bahwa ada oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungannya yang ditangkap polisi karena kepemilikan narkoba jenis sabu.

"Iya itu ada kita tidak menampik bahwa itu ada. Iya PNS," kata Trias saat dihubungi via sambungan telepon, Sabtu (9/2).

Dikatakan Trias, pihaknya akan melaporkan kasus itu kepada Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) dan Wali Kota Cimahi untuk diproses lebih lanjut.

"Kita akan koordinasikan dengan BKPSDMD dan wali kota. Akan diproses sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Dikatakannya, kejadian adanya oknum PNS di lingkungan RSUD Cibabat ini tentunya menjadi peringatan bagi pegawai lain agar tidak terlibat narkoba, baik sebagai pengedar maupun pemakai.

"Itu adalah efek jera, jadi pembelajaran," tegasnya. [yls]

Komentar Pembaca