KABUPATEN SUKABUMI

2.754 Penyandang Disabilitas Ikut Memilih Di Kabupaten Sukabumi

Politik  SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 09:11:00 WIB | LAPORAN:

2.754 Penyandang Disabilitas Ikut Memilih Di Kabupaten Sukabumi

Ferry Gustaman/RMOLJabar

RMOLJabar.KPU Kabupaten Sukabumi menyebutkan,penyandang disabilitas yang akan menggunakan hak pilihnya di Pileg dan Pilpres 2019 mencapai 2.754 orang. Jumlah tersebut terdiri dari tunadaksa, tunanetra, tunarungu, tunagrahita, dan disabilitas lainnya.

Berdasarkan data KPU, jumlah tunadaksa yang bisa memilih di Kabupaten Sukabumi sebanyak 762 orang. Tunanetra sebanyak 568, tunarungu 563, tunagrahita 243, dan lainnya 618.

Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Ferry Gustaman mengatakan, terkait tunagrahita yang dapat memilih, mereka mengantongi KTP elektronik. Hal itu sesuai dengan penyandang disabilitas lainnya. "Dalam Undang-Undang Nomor 8/2016, penyandang disabilitas memiliki hak dipilih dan memilih. Termasuk penyandang disabilitas mental. Syaratnya harus memiliki KTP el," ujarnya, Selasa (12/2)

Menurut Ferry, penyandang disabilitas mental yang dimaksud, ialah orang yang berpotensi sembuh. Mereka bukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalanan. "Kami tidak mendata ODGJ yang di jalanan," ucapnya.

Para penyandang disabilitas tersebut akan disiapkan formulir C3. Hal itu sebagai syarat bagi penyandang disabilitas yang akan dibantu pendamping yang sudah ditunjuknya ketika akan mencoblos. "Nanti ada pendamping pemilih. Di setiap TPS itu ada formulir C3 untuk mendampingi pemilih agar mereka tahu cara memberikan hak suaranya," ungkap Ferry.

Tak hanya itu, untuk mempermudah pemilihan, KPU Kabupaten Sukabumi akan menyiapkan TPS ke beberapa panti rehabilitasi. Pada pelaksanaanya akan dibantu sejumlah relawan yang bekerja secara mobile. "Nanti kami mobile ke sejumlah panti. Di Kabupaten Sukabumi ada Panti Welas Asih dan Pharamarta. Nanti akan dibantu petugas relawan demokrasi. Di setiap panti ada empat orang relawan. Mereka yang nanti fokus menyosialisasikan tata cara memilih kepada para penyandang disabilitas," pungkasnya.[son]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

KAMIS, 11 JULI 2019 , 04:26:00