KOTA CIREBON

Bentuk Generasi Cerdas Berpolitik, Kesbangpol Sosialisasikan Demokrasi Pemilu

Politik  SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 15:11:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Bentuk Generasi Cerdas Berpolitik, Kesbangpol Sosialisasikan Demokrasi Pemilu

Para pelajar usai mengikuti sosialisasi demokrasi pemilu 2019.

RMOLJabar. Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cirebon mengadakan sosialisasi Demokrasi Pemilu 2019 yang dipusatkan di Hotel Dewanti, Selasa (12/2).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kasi Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Rokhilah, Kasi Bina Politik sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Cecep Supriadi, serta 2 narasumber Ketua Bawaslu Mohamad Joharudin dan Komisioner KPU Dedi Haerudi. Acara dihadiri juga sejumlah pelajar SMA dan SMK se-Kota Cirebon.

Ketua penyelenggara kegiatan, Cecep Supriadi mengatakan, sosialisasi kali ini bertujuan untuk menanamkan dan meningkatkan pengetahuan serta membuka wawasan kebangsaan, terutama soal proses demokrasi pada pemilu 2019.

"Agar supaya mereka itu betul-betul ikut berpartisipasi," ungkap Cecep saat ditemui usai acara.

Kesbangpol, ucap Dia, dalam tupoksinya sebagai lembaga pemerintahan memiliki kewajiban untuk mensosialisasikan tahapan-tahapan dan proses pemilu 2019.

"Kita berharap setelah dilakukan sosialisasi, mereka (peserta) paham bagaimana cara memilih, bagaimana mereka terlibat dalam pengawasan terhadap pelanggaran-pelanggaran, sehingga membantu kinerja Bawaslu. Dan juga meningkatkan partisipasinya dan itu menjadi tujuan utama," paparnya.

Lebih lanjut, Cecep menuturkan, ada sebuah harapan setelah mereka (para siswa/kalangan millenial) mengetahui tentang pemilu, terutama pembentukan karakter yakni memiliki pendirian kuat dan berkemandirian. Para siswa lebih selektif dalam mencerna segala informasi.

"Diharapkan mereka pun punya pendirian, punya prinsip. Berarti kan ketika mereka menerima suatu berita tidak langsung percaya dan melemparkan (menyebarluaskan) berita itu, tetapi lebih cerdas. Dengan kata lain, Kesbangpol ingin membantu mereka menjadi generasi yang cerdas di dalam berpolitik," pungkasnya.

Sementara itu, Pembina OSIS SMAN 4 Kota Cirebon, Yunita Andayani menambahkan, pihaknya berharap kegiatan sosialisasi ini dapat melibatkan siswa lebih banyak lagi. Sebab, jika hanya melibatkan perwakilan, dikhawatirkan sosialisasi tidak berjalan maksimal. Apalagi, momentum politik bersamaan dengan kegiatan Ujian Nasional.

Yunita yang hadir mendampingi para siswa ini, mengusulkan agar dapat dibentuk semacam Duta bagi kalangan siswa atau pemilih millenial.

"Duta untuk Demokrasi Pemilu dan bisa disampaikan ke teman-temannya. Walau tidak semua berusia 17 tahun, paling tidak bisa untuk teman-temannya yang sudah masuk pemilih pemula," kata Guru Mapel Ekonomi SMAN 4 Kota Cirebon tersebut.

Yunita menyepakati bahwa potensi pelajar sebagai pemilih pemula cukup besar. Pemilih pemula banyak didominasi pelajar SMA/SMK yang kini duduk di kelas XII (kelas 3).

"Di SMAN 4 Kota Cirebon sendiri, kelas XII ada 10 kelas dan rata-rata tiap kelas berjumlah 33 siswa-an," tandasnya.(yls)



Komentar Pembaca
Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

RABU, 17 APRIL 2019 , 17:00:00