KABUPATEN PURWAKARTA

Perpustakaan Digital Pertama Di Jawa Barat Miliki 3.600 Judul e-Book

Ragam  SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 15:32:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Perpustakaan Digital Pertama Di Jawa Barat Miliki 3.600 Judul e-Book

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika meresmian perpustakaan digital. /RMOLJabar

RMOLJabar. Pertama di Jawa Barat. Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika meresmikan gedung Perpustakaan Digital Purwakarta. Perpustakaan yang berlokasi di areal Museum Diorama Nusantara Purwakarta, itu bisa menjadi pelengkap kebutuhan edukasi serta literasi masyarakat Purwakarta.

Menurut Ambu Anne, sapaan akrab Anne Ratna Mustika, perpustakaan digital merupakan inisiasi Bupati Purwakarta sebelumnya. Pada awal 2019 ini, perpustakaan digital ini sudah bisa dibuka untuk umum dan bisa meningkatkan minat literasi masyarakat Purwakarta, karena bisa diakses dengan mudah

"Perpustakaan digital ini memudahkan masyarakat yang gemar membaca. Selain itu dilengkapi dengan fasilitas jaman now. Bahkan untuk mengisi buku tamu dengan digital dan membuat kartu anggota saja cepat, bahkan gratis," ujar Bupati Anne di sela peresmian Perpustakaan Digital Purwakarta, di Jalan KK Singawinata, Selasa (12/2).

Selain masyarakat bisa mengakses melalui smartphone, perpustakaan digital ini difasilitasi oleh beberapa judul buku serta ditambah dengan kenyamanan ketika membaca buku.

Bahkan untuk judul buku saja yang sudah digitalisasi sebanyak 3.600 judul e-book. Sedangkan Perpustakaan Digital milik Pemprov Jawa Barat baru memiliki 400 judul e-book.

"Untuk gedungnya, selain dibuat nyaman juga ada beberapa fasilitas, ruang laktasi, ruang baca khusus anak, ditambah dengan ornamen digital. Selain itu akses mendapatkan judul bukupun gampang. Apalagi ada 3.600 judul buku," katanya.

Selain itu, dibangunnya perpustakaan digital ini untuk meningkatkan literasi remaja zaman now yang sangat erat dengan smartphone atau digitalisasi. Meski demikian, perpustakaan digital tersebut tetap menyediakan buku fisik untuk masyarakat yang berkunjung.

"Perpustakaan digital ini juga dibangun untuk kaum milenial atau anak zaman now yang sangat dekat dengan era digitalisasi. Tetapi kita juga sediakan buku fisiknya, karena kedepan kita juga menargetkan spesifikasi buku berdasarkan usia, termasuk untuk anak-anak," ujar Anne.

Sementara, T. Syamsul Bahri, yang menjabat sebagai pustakawan ahli utama sert mewakili Perpustakaan Nasional, mengapresiasi langkah Pemkab Purwakarta yang telah membangun perpustakaan digital.

Menurutnya, perpustakaan digital tidak akan mengurangi jumlah kunjungan. Akan tetapi bisa membantu peningkatan literasi masyarakat. Apalagi secara nasional angka literasi sudah cukup.

"Kita apresiasi Purwakarta bisa membangun perpustakaan digital, yang terpenting kan bukan hanya kunjungan fisik, tetapi dengan mengakases dimanapun tetapi hati dan pikirannya berada dikonten yang disediakan perpustakaan digital tersebut. Apalagi tempatnya asik dan nyaman disini," kata dia.

Secara nasional, perpustakaan digital jenis ini sudah berada di sejumlah wilayah di Indonesia. Akan tetapi, untuk wilayah Jawa Barat, Purwakarta menjadi daerah pertama yang memiliki perpustakaan digital yang ditunjang dengan sarana baca yang sangat nyaman.

Bahkan pihal Perpustakaan Nasional turut menyerahkan sebuah kendaraan Perpustakaan Keliling, yang menurut T. Syamsul Bahri bisa dimanfaatkan untuk berkeliling dan meningkatkan minat baca terutama di daerah pelosok Purwakarta.

"Untuk di Jawa Barat, ya memang hanya baru Purwakarta. Tetapi untuk daerah lain sudah ada. Kita juga bantu Purwakarta dengan memberikan mobil perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat literasi," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jabar, H. Riadi mengatakan, Purwakarta merupakan daerah pertama, baik kota maupun kabupaten, di Jawa Barat yang melengkapi perpustakaannya dengan digitalisasi.

"Bisa dikatakan perpustakaan digital ini baru pertama di Jawa Barat, baik kabupaten maupun kota di Jawa Barat dan bisa dicontoh karena sebagai pelopor," ujar Riadi.

Dengan digitaliasi, perpustakaan ini bisa saling link judul buku, baik di perpustakaan nasional, provinsi maupun daerah.


"Ya kedepan akan memudahkan bagi masyarakat karena akan ada link judul buku baik yang dimiliki perpustakaan nasional, Perpustakaan Provinsi maupun Perpustakaan daerah dan kita coba dorong untuk hal ini," ujarnya.(yls)



Komentar Pembaca
Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 19:00:00

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 10:00:00

#JokowiBohongLagi Dan Bukti-buktinya

#JokowiBohongLagi Dan Bukti-buktinya

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 , 07:00:00