Unjani Gelar Porsima IV Tahun 2019

Ragam  RABU, 13 FEBRUARI 2019 , 00:52:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Unjani Gelar Porsima IV Tahun 2019

Porsima Unjani/RMOLJabar

RMOLJabar. Sebanyak 336 peserta yang terdiri dari mahasiswa tiga perguruan tinggi di Jawa Barat dan Yogyakarta mengikuti Pekan Olah Raga, Seni, dan Ilmiah Mahasiswa (Porsima) IV Tahun 2019, Selasa (12/2/2019).

Kegiatan yang dihelat di Kampus Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi ini mempertandingkan cabang olahraga bulutangkis, bola voli, tenis meja, paduan suara, dan karya ilmiah.

"Porsima keempat ini diikuti oleh tiga perguruan tinggi yang ada di bawah naungan Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP). Yakni Unjani Yogyakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Unjani, dan Unjani Cimahi selaku tuan rumah," kata Ketua Pengurus YKEP Mayjen TNI (Purn) Adi Mulyono kepada wartawan seusai pembukaan kegiatan.

Adi mengatakan, Porsima digelar setiap dua tahun sekali dan telah dimulai sejak tahun 2011. Untuk gelaran kali ini dilaksanakan dari tanggal 12-15 Februari 2015 dengan mengambil tema "Bersama untuk Kejayaan".

Peserta terdiri dari 87 orang dari Unjani Cimahi, Unjani Yogyakarta 138 dan Stikes Ahmad Yani 111. Selain bersaing di lapangan peserta juga akan berkompetisi dalam karya ilmiah bertema "Inovasi IPTEKS dan Sosiohumaniora untuk Kesejahteraan Masyarakat yang Berwawasan Lingkungan".

Tujuan utama dari penyelenggaraan ini, lanjut dia, adalah untuk membangun rasa kekeluargaan di antara mahasiswa yang berada di bawah YKEP. Keluarga besar tiga perguruan tinggi itu harus mengenal satu sama lain dan bisa mencontoh kelebihan dari kampus lain untuk diterapkan di kampusnya sendiri. Lebih jauhnya adalah dapat mencetak mahasiswa berprestasi ke tingkat nasional.

"Kepada seluruh peserta saya berpesan, bersaing meraih prestasi dalam kekeluargaan, jalin silaturahmi, dan jadilah contoh yang baik demi kebesaran kampus," tuturnya.

Rektor Unjani Cimahi, Mayjen TNI Witjaksono menambahkan sportivitas harus di kedepankan dan bukan hanya semata mencari kemenangan. Nilai-nilai dan semangat itulah yang ditanamkan melalui pendidikan karakter, pembinaan mental, dan budi pekerti sehingga menghindari aksi-aksi persekusi yang sekarang marak di dunia pendidikan.

"Di sini ada budaya salam dan salim kepada senior, serta tim, integrity, courage, dan knowledge, dalam membangun karakter mahasiswa yang jujur sesuai cita-cita Achmad Yani," imbuhnya. [yls]

Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00