KOTA BANDUNG

1.739.927 DPTb Ditetapkan, KPU Tetap Masih Punya PR

Politik  SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 02:15:00 WIB | LAPORAN: DZAKY RIJAL

1.739.927 DPTb Ditetapkan, KPU Tetap Masih Punya PR

Suharti/RMOLJabar

RMOLJabar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menetapkan Daftar Pemilih Tetap perbaikan (DPTb). Hasilnya adalah terdapat 1.739.927 pemilih di Kota Bandung.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Kota Bandung, Suharti usai rapat pleno perbaikan DPT, di Hotel Grand Cordela, Bandung, Senin (18/2).

"Kemarin kita masih punya PR di Kota Bandung, masih ada 8.000 lebih yang belum melakukan perekaman e-KTP sehingga otomatis 8.000 itu belum masuk ke dalam DPT," ujar Suharti.

Suharti mengaku, pihaknya telah menerima sejumlah laporan pemilih yang belum terdaftar di dalam DPT. Laporan itu nantinya akan didata untuk masuk kedalam DPT.

"Selama 2 bulan menerima laporan dari masyarakat, partai politik dan bawaslu, ada sekitar 5.275 yang sudah memiliki e-KTP dan PR kita masih ada sekitar 2.000, tadi sudah disampaikan disdukcapil bahwa 2.000 itu secara administrasi ada di Kota Bandung tetapi secara fisik orangnya tidak di Kota Bandung," terang Suharti.

"Kita berharap Daftar Pemilih Khusus (DPK) ini dimasukan ke dalam DPT, DPT kita bisa lebih komperhensif validitasnya lebih baik dari pemilu-pemilu sebelumnya," sambungnya.

Suharti menjelaskan, pemilih yang belum terdaftar di dalam DPT akan didaftarkan ke dalam DPK agar tetap mendapatkan hak suaranya.

"Ini nanti masih ada Daftar Pemilih Khusus (DPK), jadi yang 2.000 itu masih kita masukan ke dalam DPK, tetapi mereka bisa memilih lewat jam 12 siang, kalau yang 5.275 ini kita masukan ke dalam perbaikan DPT," tutupnya. [gan]1.739.927 DPTb Ditetapkan, KPU Tetap Masih Punya PR

RMOLJabar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menetapkan Daftar Pemilih Tetap perbaikan (DPTb). Hasilnya adalah terdapat 1.739.927 pemilih di Kota Bandung.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Kota Bandung, Suharti usai rapat pleno perbaikan DPT, di Hotel Grand Cordela, Bandung, Senin (18/2).

"Kemarin kita masih punya PR di Kota Bandung, masih ada 8.000 lebih yang belum melakukan perekaman e-KTP sehingga otomatis 8.000 itu belum masuk ke dalam DPT," ujar Suharti.

Suharti mengaku, pihaknya telah menerima sejumlah laporan pemilih yang belum terdaftar di dalam DPT. Laporan itu nantinya akan didata untuk masuk kedalam DPT.

"Selama 2 bulan menerima laporan dari masyarakat, partai politik dan bawaslu, ada sekitar 5.275 yang sudah memiliki e-KTP dan PR kita masih ada sekitar 2.000, tadi sudah disampaikan disdukcapil bahwa 2.000 itu secara administrasi ada di Kota Bandung tetapi secara fisik orangnya tidak di Kota Bandung," terang Suharti.

"Kita berharap Daftar Pemilih Khusus (DPK) ini dimasukan ke dalam DPT, DPT kita bisa lebih komperhensif validitasnya lebih baik dari pemilu-pemilu sebelumnya," sambungnya.

Suharti menjelaskan, pemilih yang belum terdaftar di dalam DPT akan didaftarkan ke dalam DPK agar tetap mendapatkan hak suaranya.

"Ini nanti masih ada Daftar Pemilih Khusus (DPK), jadi yang 2.000 itu masih kita masukan ke dalam DPK, tetapi mereka bisa memilih lewat jam 12 siang, kalau yang 5.275 ini kita masukan ke dalam perbaikan DPT," tutupnya. [gan]

Komentar Pembaca
Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

RABU, 17 APRIL 2019 , 17:00:00