KOTA BANDUNG

Nikmati Wisata Kuliner Tempo Dulu Di Warung Kopi Purnama

Ekbis  KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 19:11:00 WIB | LAPORAN: MAHARDIKA

Nikmati Wisata Kuliner Tempo Dulu Di Warung Kopi Purnama

Waung Kopi Purnama/RMOLJabar

RMOLJabar. Mengenal sejarah kuliner kota Bandung yang masih bertahan sampai saat ini, tentu akan sangat menyenangkan jika anda mampir ke salah satu Warung Kopi (Warkop) tertua di Kota Bandung.

Adalah Warkop Purnama. Bertempat di Jalan Alkateri nomor 22 Kota Bandung itu merupakan Icon Heritage yang wajib kamu kenal.

Tempat dengan arsitektur klasik ini dicetus oleh Jong A Tong, seorang pria keturunan China asal Medan pada tahun 1930.

"Dulu, namanya juga warung jadi ukuran tempat ini sangat kecil dibandingkan sekarang. Karena pada awalnya pemiliki generasi pertama membuka warung kopi hanya sekedar untuk menyambung hidup, menu yang ditawarkan pun hanya Roti dan Kopi saja," jelas Salah satu penerus generasi keempat Warung Kopi Purnama, Aldi Rinaldi Yonas kepada Kantor Berita RMOLJabar belum lama ini.

Usaha yang dirintis keluarga Purnama itu jadi salah satu saksi dari berkembangnya Kota Bandung. Berawal dari warung sederhana yang selalu menjadi tempat 'nongkrong' tentara Belanda dan tentra Jepang, tempat ini menjadi semakin eksis sampai sekarang. Para pejabat dan petinggi negara seperti Wali Kota, kemudian Gubernur Ridwan Kamil pun pernah menjamu Dubes Inggris belum lama ini.

"Warung Kopi ini diperluas oleh pendiri di generasi kedua, tepatnya pada tahun 1950-an. Menurut sejarah sendiri di tahun tersebut Bandung sering mengadakan perjamuan bersama negara lain salah satunya Koferensi Asia Afrika, jadi sampai saat ini kami tidak ingin merubah bangunan Warung, malah kami perluas hingga belakang dan penambahan ruang untuk meeting," jelas Aldi.

Selain bangunan, yang dipertahankan dari Warung Kopi ini adalah menu makanannya.

"Dari dulu sampai sekarang, kami tetap mempertahankan roti kukus baik manis maupun asin. Roti yang paling lama adalah roti Kukus Srikaya, karena dulu, roti merupakan makanan yang disukai orang Belanda yang pas dinikmati dengan kopi hitam," papar Aldi.

Semua kalangan sangat menyukai menu di Warkop bersejarah ini. Mulai dari orang tua yang mengenal pendiri kedua sampai pelajar baik kuliah dan sekolah.

Alasan dari pelanggan setia Warkop Purnama ini sangat sederhana, yaitu harga yang sangat terjangkau. Mulai dari Rp15 ribu untuk menu roti sampai Rp30 ribu-an untuk makanan seperti nasi dan mie.

"Harga kopi disini, sangat terjangkau namun citarasanya, bisa mengalahkan kopi kekinian yang banyak dijual oleh anak muda sekarang, tak jarang pembeli yang sudah biasa datang ke sini, datang hanya sekedar minum kopi sambil bernostalgia menikmati cemilan dan merokok," tutup Aldi. [yls]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

RABU, 20 MARET 2019 , 21:00:00

LBH: Penetapan Tersangka Sopir Tangki Diwarnai Intimidasi
Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

SELASA, 19 MARET 2019 , 19:00:00