Merosot Di Pemilih Muslim, Bamusi: Kerja Politik Harus Optimal

Politik  KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 20:31:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Merosot Di Pemilih Muslim, Bamusi: Kerja Politik Harus Optimal

Faozan Amar/RMOLJabar

RMOLJabar. PDI Perjuangan diprediksi alami penurunan suara pemilih muslim pada Pileg 2019 mendatang. Hasil survei dari LSI Denny JA menunjukkan suara pemilih muslim sebagian pindah dan meninggalkan Partai Besutan Megawati.

Dalam kurun waktu enam bulan, elektoral PDI Perjuangan, turun drastis di basis pemilih muslim. Pada Agustus 2018, sebesar 23,2 persen dan turun menjadi 18,4 persen di Januari 2019.

Menanggapi hal itu, Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Faozan Amar mengatakan, masih ada waktu sekitar dua bulan sebelum pemilu untuk Bamusi. Karen sebagai sayap partai dengan basis suara muslim, Bamusi akan melakukan kerja-kerja politik secara optimal.

"Yah itu merupakan salah satu tantangan bagi PDI Perjuangan dalam merebut dan memenangkan hati rakyat, khususnya di kalangan pemilih muslim. Tentu hasil survei tersebut akan menjadi bahan evaluasi kami, sehingga dalam dua bulan ke depan bisa meraih kemenangan secara maksimal," kata Faozan Amar kepada RMOL Jabar, Kamis (21/2).

Meski suara PDI Perjuangan diprediksi merosot di basis pemilih muslim, Faozan Amar yang kini maju sebagai Caleg DPR RI di Dapil Jateng V ini bersyukur secara keseluruhan di pemilih muslim yang memiliki basis pemilih 85 persen, PDI Perjuangan masih paling unggul dibanding parpol lain dengan perolehan suara 18,4 persen.

"Tentu ini juga akan terus kami rawat dan jaga dengan sebaik-baiknya, dengan Program dan aksi nyata sesuai dengan nilai-nilai religius pemilih muslim. Sehingga suaranya bisa terus naik dan pada akhirnya, Insha Allah PDI Perjuangan akan memenangkan pemilu legislatif dan pemilu Presiden secara bersama-sama," pungkasnya.

Sebelumnya, Peneliti LSI Rully Akbar mengatakan, turunnya basis pemilih muslim PDI Perjuangan dampak dari pemilihan presiden dimana gerbong penantang Jokowi, Prabowo Subianto didukung Ijtima' Ulama GNPF.

Dalam surveinya, LSI mencatat suara Gerindra selama enam bulan naik dari Agustus 2018 sebesar 13,8 persen dan kemudian naik menjadi 16,6 persen pada Januari 2019.

Secara keseluruhan, di pemilih muslim yang memiliki basis pemilih 85 persen, PDI Perjuangan masih paling unggul dengan perolehan suara 18,4 persen. Disusul secara berurutan oleh 4 partai besar lainnya yaitu Gerindra (16,6 persen), Partai Golkar (11,0 persen), PKB (9,3 persen), Partai Demokrat (5,9 persen). [yls]

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

Prabowo Tenangkan Pendukung: Kekerasan Jangan Dibalas Kekerasan
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00