Terdakwa Suap Pemkab Bekasi Dituntut Hukuman Berbeda

Hukum  KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 22:10:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Terdakwa Suap Pemkab Bekasi Dituntut Hukuman Berbeda

Sidang tuntutan suap Pemkab Bekasi/RMOLJabar

RMOLJabar. Empat terdakwa kasus dugaan suap Pemerintah Kabupaten Bekasi dituntut hukuman penjara yang berbeda. Paling lama yakni 5 tahun dan paling sebentar ada yang 2 tahun.

Hal itu diketahui saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan surat tuntutan untuk empat terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan L.L.R.E Martadinata, Bandung, Kamis (21/2).

Terdakwa Henry Jasmen P Sitohang dituntut pidana pinjara selama 4 tahun dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan. Sedangkan Terdakwa Fitradjaja Purnama dan Taryudi dituntut pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Sementara itu, Terdakwa Billy Sindoro mendapatkan tuntutan pidana penjara paling lama dari JPU KPK. Billy dituntut selama 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan.

"Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini, menjatuhkan pidana penjara pada terdakwa," kata Jaksa.

Keempatnya dituntut sesuai dakwaan kedua, yakni melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Semuanya didakwa lantaran telah menyuap Bupati Bekasi non aktif Neneng Hasanah Yasin dan pejabat di Kabupaten Bekasi juga Pemprov Jabar. [gan]

Komentar Pembaca