Lagi, Kawasan Baleendah-Dayeuhkolot Dikepung Banjir

Peristiwa  JUM'AT, 22 FEBRUARI 2019 , 10:50:00 WIB | LAPORAN: DILA NASHEAR

Lagi, Kawasan Baleendah-Dayeuhkolot Dikepung Banjir

Warga melintasi pemukiman menggunakan perahu /RMOLJabar

RMOLJabar. Jumat (22/2) pagi, pemukiman penduduk dan ruas jalan di sejumlah titik di kawasan Dayeuhkolot- Baleendah, kembali diterjang banjir, akibat dari luapan Citarum.

Dari informasi yang diterima, ketinggian air yang mengepung rumah warga di kawasan Andir (Baleendah) dan Bojongasih (Dayeuh kolot), antara 50 sentimeter hingga 1 meter.

Sementara di titik lainnya, yakni akses jalan utama (Baleendah-Dayeuh kolot) maupun jalur alternatif (Andir-Katapang), tergenang luapan 20 sentimeter hingga 40 sentimeter.

Hujan deras sejak Kamis (21/2) sore hingga malam yang melanda Kabupaten Bandung, membuat dua kawasan yang berada tepat di Daerah Aliran Sungai (DAS) di kepung banjir.

Warga Andir, Nurman mengaku heran masih meluapnya Citarum, meski pemerintah punya program. Dirinya pun mempertanyakan efektifitas normalisasi dan danau retensi.

"Sekarang itu di kawasan sini (Andir) hampir setiap hujan deras yang lama, pasti langsung bikin banjir. Bukannya ada pembenahan Citarum dari pemerintah ya?," sindir Nurman.

Berdasarkan catatan dari Kantor Berita RMOLJabar, peristiwa banjir kali ini menjadi yang kelima kalinya sejak awal bulan hingga pertengahan bulan Februari tahun 2019 ini.(din)



Komentar Pembaca