Reaksi Wagub UU Soal Mangkir Sidang Kasus Korupsi

Hukum  KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 , 16:22:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Reaksi Wagub UU Soal Mangkir Sidang Kasus Korupsi

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum /RMOLJabar

RMOLJabar. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memilih diam ketika mendapat lontaran pertanyaan dari awak media mengenai absennya pada sidang korupsi dana hibah Kabupaten Tasikmalaya.

Mantan Bupati Tasikmalaya ini malah memilih meninggalkan wartawan usai membuka rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat tahun 2019 di Gedung Sate, Bandung, Kamis (28/2).

Sebelumnya, Uu pernah menyatakan kesiapannya bilamana diminta bersaksi dalam kasus korupsi dana bansos Tasikmalaya. Saat itu Ia menegaskan akan taat hukum dengan cara hadir menjadi saksi di kasus menyeret Sekda Tasikmalaya Abdul Kodir tersebut.

"Masalah saya dalam kasus itu, saya akan taat," ujar Uu, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (21/2) lalu.

Uu mengaku akan memenuhi panggilan Pengadilan andaikata memintanya untuk membeberkan keterangan semasa menjabat sebagai kepala daerah Kabupaten Tasikmalaya tersebut.

"Iya saya akan taat, taat hukum ya," ujarnya.

Diketahui, nama Uu sempat disebut oleh mantan Asisten Daerah Pemkab Tasikmalaya, Budi Utarma saat menjadi saksi kasus pemotongan dana hibah Pemkab Tasikmalaya di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE. Martadinata, Bandung, Senin (18/2) lalu.

Mantan Bupati Tasikmalaya ini disebut mendesak pejabat Pemkab Tasikmalaya untuk mencari dana talang Rp 3 miliar demi melancarkan dua program miliknya yang tak masuk dalam anggaran, yakni adalah kegiatan Musabaqoh Qiroatil Kutub (MQK) dan pembagian hewan kurban.

Dana tersebut yang diduga membuat para pejabat memotong anggaran dana hibah hingga 90 persen.(din)



Komentar Pembaca