LIPI Minta Waspadai Sesar Lembang

Ragam  KAMIS, 14 MARET 2019 , 22:07:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

LIPI Minta Waspadai Sesar Lembang

Sesar Lembang/Net

RMOLJabar. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), meminta masyarakat dan pemerintah daerah melakukan mitigasi bencana mewaspadai dampak fase pelepasan energi Sesar Lembang.

Bencana yang menjadi ancaman bagi penduduk sekitar Sesar Lembang ialah pergerakan tanah longsor dari potensi gempa 6-7 Skala Richter.

Peneliti LIPI, Mudrik R Daryono mengatakan, saat ini Sesar Lembang sepanjang 29 kilometer mulai dari timur gunung Manglayang hingga Padalarang memasuki fase siklus pelepasan energi. Selama 560 tahun sekali LIPI mendata biasanya terjadi kembali gempa pada Sesar Lembang.

"Nah sudah 160-170 tahun perhitungannya memasuki fase pelepasan energi. Pemda harus paham bersama dengan masyarakatnya. Kami lihat juga kawan-kawan dari BPBD sudah melakukan respon yang luar biasa,"ungkapnya di kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, Kamis (14/3).

kedatangan LIPI ke Pemda KBB untuk mengingatkan agar waspada terhadap sumber bencana yang ada di depan mata. LIPI juga mengakui bahwa pemda telah melakukan prosedur pencegahan melalui Badan Pencegahan Bencana Daerah (BPBD)

"Kami ingatkan bahwa Sesar Lembang ini terbentang sepanjang 29 kilometer dan berpotensi terjadi gempa sebesar 6-7 SR," katanya. [yud]




Komentar Pembaca