KOTA CIREBON

Walkot Tekankan Program Pembangunan Harus Sesuai Skala Prioritas

Pemerintahan  KAMIS, 14 MARET 2019 , 22:16:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Walkot Tekankan Program Pembangunan Harus Sesuai Skala Prioritas

Musrenbang RPKD Kota Cirebon 2020/RMOLJabar

RMOLJabar. Program pembangunan berbasis anggaran, jangan sekali-kali difahami sebagai ajang bagi-bagi kue. Pembangunan Daerah harus disesuaikan dengan skala proritas (Skor).

Walikota Cirebon, Nashrudin Azis meminta agar Skor itu dibuat untuk bisa mencapai target visi dan misi yang telah ditetapkan.

Permintaan itu diungkapkan di sela-sela pelaksanaan Musrenbang RPKD Kota Cirebon 2020 dengan tema Akselerasi Pembangunan Dalam Rangka Mewujudkan Kota Cirebon Sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya dan Sejarah, di Prima Hotel Cirebon, Kamis (14/3).

Azis meminta kepada B4PD dan dinas terkait lainnya untuk bisa mem-'break down' visi dan misi yang harus dicapai Pemda Kota Cirebon hingga 2023 mendatang.

"Jadi setiap tahun ada target pencapaian," tegas Azis.

Dengan begitu, visi dan misi pemerintahan akan tercapai 100 persen di akhir pemerintahan mendatang. Karena itu, Azis menekankan agar penggunaan anggaran dilakukan dengan melakukan SKOR

"Saya tidak mau lagi pembangunan itu seperti bagi-bagi kue. Yang penting semua SKPD kebagian. Bukan seperti itu!" tegas Azis.

Tahun ini ditargetkan Kota Cirebon harus menjadi kota yang bersih, hijau dan tertib. Dan itu, kata Dia, harus benar-benar tercapai. Karenanya prioritas anggaran saat ini harus digunakan untuk mewujudkannya.

"Karena kota yang bersih, hijau dan tertib merupakan prasyarat utama agar wisatawan tertarik untuk berkunjung ke Kota Cirebon," kata Azis.

SKPD lainnya diminta untuk tidak iri hati jika anggarannya berkurang. Karena setiap tahunnya, ada skala prioritas lainnya yang juga harus tercapai. Sehingga visi dan misi SEHATI bisa tercapai di akhir masa jabatan mereka pada 2023 mendatang.

Kepada masyarakat Kota Cirebon, Azis juga meminta dukungan. Diantaranya dengan membangun lingkungan mereka menjadi lebih menarik untuk bisa dikunjungi wisatawan.

"Nantinya akan tercipta kampung-kampung wisata di Kota Cirebon," kata Azis.

Selain itu, bagi lingkungan yang memiliki situs-situs juga bisa direhabilitasi dan diperbaiki sehingga situs tersebut menarik untuk dikunjungi wisatawan.

"Kota Cirebon ini kaya dengan sejarah dan budayanya. Itu yang bisa menjadi daya tarik wisata kita," ungkap Azis.

Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati, mengaku bersyukur dengan selesainya rangkaian musrenbang Kota Cirebon.

"Aspirasi masyarakat sudah kita tampung, tinggal melaksanakan pembangunan dengan baik 2020 mendatang," ungkap Eti.

Tahun ini menurut Eti, mereka akan fokus membenahi sektor pariwisata. Termasuk dengan melakukan berbagai pembenahan sehingga terwujud Kota Cirebon yang bersih, hijau dan tertib. [aga]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

RABU, 20 MARET 2019 , 21:00:00

LBH: Penetapan Tersangka Sopir Tangki Diwarnai Intimidasi
Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

SELASA, 19 MARET 2019 , 19:00:00