Ratusan Kasus Gangguan Telinga Masih Ditemukan Di Cimahi

Peristiwa  JUM'AT, 15 MARET 2019 , 22:34:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Ratusan Kasus Gangguan Telinga Masih Ditemukan Di Cimahi

Baksos Bulan Kesehatan Telinga/RMOLJabar

RMOLJabar. Beberapa waktu lalu, Kota Cimahi dinobatkan sebagai Kota Telinga Sehat. Namun, Dinas Kesehatan setempat masih menemukan ratusan kasus gangguan pendengaran pada masyarakat Kota Cimahi.

Berdasarkan data yang dihimpun RMOLJabar dari Dinas Kesehatan Kota Cimahi, jumlah kasus gangguan pada telinga di Kota Cimahi mencapai 134. Itu terbagi ke dalam beberapa klasifikasi.

Kasusnya terdiri dari otitis media supuratif Krinik atau congek sebanyak 56 kasus, serumen atau kotoran telinga ada 62 kasus, tuli akibat bising terus menerus mencapai 6 kasus, tuli kongenital atau tuli sejak lahir ada 4 kasus dan lain-lain ada 6 kasus.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna mengklaim, jumlah gangguan pada pendengaran di Kota Cimahi terbilang sedikit. Hal itulah yang menjadi salah satu indikator mengapa Cimahi mendapat penghargaan sebagai kota telinga sehat.

"Di Cimahi termasuk yang paling sedikit dalam hal kesehatannya terganggu di pendengaran," kata Ajay saat ditemui usai menghadiri acara Baksos dalam rangka Bulan Kesehatan Telinga dan Hari Pendengaran Sedunia Tahun 2019 di Trisuletex, Jln. Mahar Martanegara, Jumat (15/3).

Acara itu diselenggarakan oleh Komite Nasional Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (Komnas PGPKT) dalam rangka menuju 'Sound Hearing 2030'.

Diakuinya, potensi terganggunya pendengaran di Indonesia, termasuk di Kota Cimahi cukup besar. Terlebih lagi, hampir setiap hari dihadapkan pada suara-suara bising, seperti mendengarkan suara lewat headset secara berlebihan dan suara mesin di pabrik.

Untuk itu, pihaknya terus mengajak masyarakat untuk memeriksakan telinganya sejak dini. Meskipun sejauh ini, kata Ajay masyarakat Kota Cimahi cukup sadar untuk memeriksakan alat pendengarannya.

"Kita kerja keras, bersama Dinas Kesehatan dengan beberapa rumah sakit untuk sosialisasi dengan masyarakat," ujarnya. [gan]


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

KAMIS, 11 JULI 2019 , 04:26:00