KOTA CIREBON

Koperasi Bhakti Ibu Darma Wanita Harus Inovatif

Ragam  SABTU, 16 MARET 2019 , 09:29:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Koperasi Bhakti Ibu Darma Wanita Harus Inovatif

RAT DWP Kota Cirebon/RMOLJabar

RMOLJabar. Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon meminta Koperasi Bhakti Ibu Darma Wanita Persatuan Kota Cirebon bisa berinovasi dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini.

Keberadaan koperasi juga dinilai sebagai badan usaha yang bisa menyejahterakan anggota dan masyarakat secara luas.

"Juga memiliki daya saing dengan koperasi-koperasi lainnya," ungkap Sekda Kota Cirebon Asep Dedi usai pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-31 Tahun 2018 Koperasi Darma Wanita Persatuan (DWP) Kota Cirebon 'Bhakti Ibu' di ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon, Jumat (15/3).

Asep Dedi bersyukur, di usianya yang sudah cukup lama, namun hingga kini Koperasi DWP Kota Cirebon masih bisa berjalan dengan baik.

Dia berharap, koperasi ini bisa terus berjalan dengan baik, sehingga bisa membantu anggota-anggotanya, khususnya ibu-ibu Dharma Wanita.

Selain itu Asep juga meminta agar pengurus bisa terus berinovasi agar koperasi ini menjadi lebih bagus lagi, diantaranya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang saat ini berkembang dengan cepat.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bhakti Ibu Kota Cirebon Wien Asep Dedi, mengaku bersyukur jika mereka bisa menyelenggarakan RAT sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

"Sehingga anggota koperasi bisa mengetahui apa saja tantangan dan hambatan yang dihadapi pengurus selama satu tahun yang lalu," ungkap Wien.

Wien mengungkapkan, koperasi memiliki kedudukan yang strategis untuk meningkatkan perekonomian anggota, khususnya, dan masyarakat secara luas, umumnya.

Wien berkomitmen untuk berupaya melakukan sejumlah inovasi untuk bisa memberikan layanan yang lebih baik lagi agar pendapatan terus meningkat. Diantaranya dengan berinovasi memanfaatkan teknologi komunikasi yang saat ini sudah berkembang dengan pesat.

Sementara itu, Sekretaris DPUMKM Kota Cirebon Yayat Sudaryat mengungkapkan jika koperasi sangat bergantung dengan sumber daya manusia (SDM) yang handal.

"Maju tidaknya koperasi tidak lepas dari dukungan SDM yang ada," kata Yayat.

Karena itu, Yayat mengajak kepada anggota koperasi Bhakti Ibu untuk mau mengikuti diklat untuk bisa meningkatkan kemampuan SDM pengurusnya.

"Setiap tahun kami mengadakan diklat tersebut," ungkap Yayat.

Disebutkannya, bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan usaha Kecil Pemprov Jabar, diklat dilakukan tanpa dipungut biaya.

"Gratis karena difasilitasi oleh Pemprov Jabar. Silahkan dimanfaatkan," pungkas Yayat. [aga]

Komentar Pembaca