PP GMKI: Penembakan Di Selandia Baru, Bentuk Penghinaan Terhadap HAM

Politik  MINGGU, 17 MARET 2019 , 15:19:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

PP GMKI: Penembakan Di Selandia Baru, Bentuk Penghinaan Terhadap HAM

ilustrasi/net

RMOLJabar. Perdamaian merupakan amanat agung manusia dalam menjaga keseimbangan alam yang menjadikannya salah satu kunci keberlangsungan peradaban manusia dan makhluk ciptaan lainnya.

Demikian disampaikan ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Korneles Galangjingjinay dalam keterangan yang diterima RMOLJabar, Minggu (17/3).

"Terwujudnya Perdamaian tersebut adalah upaya untuk menghadirkan nilai kemanusian secara universal yang tidak tergantung padai ras, kelompok, agama, tradisi dan budaya," ujarnya.

Menurut Korneles, menghilangkan nyawa seseorang dengan sengaja dan terencana adalah bentuk penghinaan terhadap HAM. selain itu, tindakan para teroris itu merupakan bentuk kegagalan peradaban manusia.

"Oleh karena itu aksi penembakan yang terjadi di Lindwood, Selandia Baru pada hari Jumat (15/3) sangatlah menciderai nilai kemanusiaan dan perjuangan nilai perdamaian," kata Korneles.

Atas peristiwa tersebut Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) meminta pemerintah Indonesia mendesak PBB untuk memberikan sanksi kepada pemerintah Selandia Baru karena negara tersebut dinilai gagal melindungi keselamatan rakyatnya dan gagal menciptakan perdamaian dunia.

Selanjutnya GMKI juga meminta pemerintah Indonesia mendesak pemerintah Selandia Baru untuk menertibkan peredaran senjata di warga sipil negeri Kiwi itu.

Atas nama GMKI, Korneles meminta seluruh masyarakat Indonesia tidak terprovokasi oleh kejadian tersebut dan tetap menjaga kerukunan dan perdamaian.

Diakhir pernyataannya, Korneles mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya bagi keluarga korban dan mengutuk keras aksi biadab penembakan tersebut.[son]  

Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00