KABUPATEN BANDUNG

Deteksi Potensi Ancaman, Tim Kewaspadaan Dini Daerah Resmi Dibentuk

Pemerintahan  SENIN, 18 MARET 2019 , 07:21:00 WIB | LAPORAN: DILA NASHEAR

Deteksi Potensi Ancaman, Tim Kewaspadaan Dini Daerah Resmi Dibentuk

Dadang M Naser-Soedarmo/Humas Pemkab Bandung

RMOLJabar. Tim Kewaspadaan Dini Daerah yang berperan dalam mendeteksi berbagai potensi ancaman dan gangguan kini secara resmi terbentuk di Kabupaten Bandung.

Kehadiran tim diwilayah yang di pimpin Bupati Bandung Dadang M Naser ini pun tercatat menjadi yang pertama kali ada di Indonesia untuk membantu pemerintah.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum dari Kemendagri RI Mayjen TNI (Purn) Soedarmo yang hadir dalam pengukuhan tim di Pusdik Intelkam Polri, Kutawaringin, Jumat (15/3) bahkan ikut mengapresiasi.

Soedarmo menilai jika pembentukan tim ini salah satu keberanian Bupati Bandung mengimplementasikan Permendagri no 2 Tahun 2018 soal kewaspadaan dini daerah.

"Aturan itu baru disahkan pemerintah pada bulan Desember 2018 lalu. Saya sangat mengapresiasi keberanian Bupati Bandung," kata Soedarmo dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Minggu (17/3).

Dari 416 Kabupaten dan 34 provinsi yang ada, lanjut Soedarmo, pembentukan Tim Kewaspadaan Dini Daerah di Kabupaten Bandung ini jadi yang pertama di Indonesia.

"Sesuai Permendagri (no 2 tahun 2018) di Pasal 24 menginstruksikan kepada daerah untuk membentuk Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM)," ungkap dia.

Menurut Soedarmo, Kominda dan FKDM sudah ada di Kabupaten Bandung, lalu dengan terbentuknya tim ini menguatkan soliditas jejaring kewaspadaan dini daerah.

"Apalagi saat ini kita (setiap daerah di tanah air) harus mewaspadai kerawanan konflik sosial jelang Pemilu (serentak) yang digelar 17 April mendatang," terang Soedarmo.

Kewaspadaan dini di daerah, tambah dia, merupakan serangkaian upaya atau tindakan untuk menangkal segala potensi ancaman, tantangan, hambatan hingga gangguan.

"Tentang penanganan konflik sosial, ketiga element yakni Tim Kewaspadaan Dini Daerah (baru terbentuk), Kominda dan FKDM tangan kanan kepala daerah mewujudkan kondusifitas," tandas Soedarmo. [yud]



Komentar Pembaca