JAWA BARAT

Lagi, Wagub Uu Absen Ketiga Kalinya Di Sidang Korupsi Dana Bansos Tasikmalaya

Hukum  SENIN, 18 MARET 2019 , 12:01:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Lagi, Wagub Uu Absen Ketiga Kalinya Di Sidang Korupsi Dana Bansos Tasikmalaya

Sidang Korupsi Bansos PN Bandung/RMOLJabar

RMOLJabar. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum untuk ketiga kalinya absen sebagai saksi dalam kasus sidang dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Kabupaten Tasikmalaya.

Kepastian ketidakhadiran Uu tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum, Adi Andika Wira Putra. Ia menyebut, alasan Uu tak bisa hadir karena harus menghadiri agenda di Sukabumi.

"Kami beri tahukan bahwa Pak Uu tidak dapat memenuhi sebagai saksi karena punya tugas memenuhi agenda dari Dinas Perindustrian Sukabumi," ucap Adi, Senin (18/3).

Uu sedianya hadir dalam lanjutan sidang korupsi bansos dengan terdakwa Sektetaris Daerah (Sekda) Tasikmalaya, Abdul Kodir di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung.

Mantan Bupati Tasikmalaya itu dijadwalkan akan menjalani persidangan pada pukul 09.00 WIB, sebagai saksi di sidang lanjutan kasus dugaan pemotongan dana bantuan sosial Kabupaten Tasikmalaya.

Sebelumnya, Uu pernah menyatakan kesiapannya bilamana diminta bersaksi dalam kasus korupsi dana bansos Tasikmalaya. Saat itu Ia menegaskan akan taat hukum dengan cara hadir menjadi saksi di kasus menyeret Sekda Tasikmalaya Abdul Kodir tersebut.

"Masalah saya dalam kasus itu, saya akan taat," ujar Uu, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (21/2).

Uu mengaku, akan memenuhi panggilan Pengadilan andaikata memintanya untuk membeberkan keterangan semasa menjabat sebagai kepala daerah Kabupaten Tasikmalaya tersebut.

"Iya saya akan taat, taat hukum ya," ujarnya.

Diketahui, nama Uu sempat disebut oleh mantan Asisten Daerah Pemkab Tasikmalaya, Budi Utarma saat menjadi saksi kasus pemotongan dana hibah Pemkab Tasikmalaya di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE. Martadinata, Bandung, Senin (18/2) lalu.

Mantan Bupati Tasikmalaya ini disebut mendesak pejabat Pemkab Tasikmalaya untuk mencari dana talang Rp 3 miliar demi melancarkan dua program miliknya yang tak masuk dalam anggaran, yakni adalah kegiatan Musabaqoh Qiroatil Kutub (MQK) dan pembagian hewan kurban.

Dana tersebut yang diduga membuat para pejabat memotong anggaran dana hibah hingga 90 persen. [yud]

Komentar Pembaca
Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00