KABUPATEN PURWAKARTA

Hamil Sembilan Bulan, Tak Halangi Tugas Kenegaraan Bupati Purwakarta

Pemerintahan  SENIN, 18 MARET 2019 , 12:05:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Hamil Sembilan Bulan, Tak Halangi Tugas Kenegaraan Bupati Purwakarta

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika/RMOLJabar

RMOLJabar. Memasuki usia kehamilan sembilan bulan, dengan kondisi perut yang membesar. Tak menghalangi Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika untuk tetap melaksanakan kewajibannya memimpin sejumlah kegiatan kenegaraan sebagai Bupati Purwakarta.

Apalagi, adanya sejumlah agenda dalam waktu dekat yang tidak bisa diwakilkan oleh siapapun. Tidak hanya menerima tamu di Pemda Purwakarta, wanita yang akrab disapa Ambu itu masih sering menyapa warganya langsung ke berbagai daerah di Purwakarta.

Bahkan diskusi, rapat paripurna, rakor dengan Muspida termasuk Musrembang pun masih dihadiri oleh bupati yang hampir melahirkan itu.

Dikatakan Ambu, seorang bupati tidak memiliki jatah untuk cuti hamil, melainkan pelimpahan kewenangan karena Bupati tidak bisa melaksanakan tugasnya. Meski boleh melimpahkan kewenangan selama hamil, sementara ini Ambu lebih memilih untuk tetap aktif menjalankan tanggung jawabnya sebagai bupati.

Olahraga Dan Jaga Pola Makan

Sementara demi maksimalkan tanggung jawabnya dan menjaga kondisi janinnya, Ambu memiliki caranya sendiri agar bisa tetap fit dan sehat dalam kondisi hamil besar.

"Sekarang sih atur pola makan yang sehat, olah raga juga enggak dilupakan dengan catatan harus sesuai dengan kondisi badan," kata Ambu Anne, Senin (18/3).

Tapi, dia mengaku kesulitan akan aktivitasnya yang terkadang terbilang cukup berat bagi ibu hamil di trimester terakhir. Bahkan, berat badannya saat mengandung kini diluar ekspektasinya, dan diluar orang normal saat hamil.

Ambu mengatakan berat badannya naik hingga lebih dari 25 kilogram saat usia kehamilan menginjak delapan bulan. Meski berat badannya naik cukup besar, dia mengaku senang karena kondisinya sehat, dan tidak ada indikasi pre-eklampsia, gejala atau sebuah komplikasi pada kehamilan yang salah satunya disebabkan oleh berlebihnya berat badan.

"Alhamdulillah, insyaallah saya sehat. Tapi dengan berat badan seperti ini, ruang gerak saya jadi terbatas, gampang sesak, apalagi kalau jalan jauh atau naik tangga," ujarnya.

Ambu menjelaskan meski banyak kegiatan yang sering kali menyita waktunya untuk beristirahat, dia sering menyempatkan diri untuk memeriksa janinnya. Pemeriksaan atau sekedar konsultasi ke dokter dipastikan dilakukan olehnya disela kesibukan sebagai orang nomor satu di Purwakarta.

Hal itu dilakukannya secara wajib, semata-mata hanya untuk menjaga kesehatan dirinya dan secara khusus bagi janin yang dikandungnya. "Saat trimester pertama dua minggu sekali, trimester kedua jadi sebulan sekali, sampai usia 8 dan 9 bulan semakin dirutinkan, bisa seminggu sekali lah," ucapnya.[son]

Komentar Pembaca
Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

RABU, 17 APRIL 2019 , 17:00:00