KABUPATEN SUKABUMI

Menteri Perindustrian Buka-bukaan Soal Program Link And Match

Pemerintahan  SENIN, 18 MARET 2019 , 18:38:00 WIB | LAPORAN:

Menteri Perindustrian Buka-bukaan Soal Program Link And Match

Airlangga Hartarto/RMOLJabar

RMOLJabar. Banyak siswa SMK yang tidak terserap dalam dunia lapangan kerja. Hal itu yang memotori terbentuknya program link and match.

Begitu disampaikan Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto usai meluncurkan program pendidikan vokasi industri dalam rangka membangun link dan match industri dengan SMK se-Jawa Barat di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (18/3).

"Link and match sebagai solusi bagi siswa SMK yang tidak terserap lapangan kerja," ujar Airlangga.

Menurutnya, program ini bukanlah hal baru. Sebab, sudah berjalan sejak dua tahun lalu.

"Link and Match ini baru berjalan dua tahun lalu. Jadi, belum bisa langsung hari ini link and match, besok ada di lapangan. Apalagi pendidikan itu tiga tahun," ucapnya.

Program tersebut telah bekerjasama dengan 800 industri. Kerja sama tersebut dilakukan antara perusahaan dengan 2600 SMK yang ada di Indonesia.

"Tahun depan sudah bisa dilihat hasilnya," ungkapnya.

Program ini betul-betul mendorong swasta untuk terlibat. Terutama dalam pembinaan sumber daya manusia. [gan]

Komentar Pembaca