Bangun Keluaraga Sejahtera, Begini Caranya

Pemerintahan  SENIN, 18 MARET 2019 , 22:27:00 WIB | LAPORAN: DZAKY RIJAL

Bangun Keluaraga Sejahtera, Begini Caranya

Putih Sari/Ist

RMOLJabar. Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari mengajak mengajak masyarakat membangun keluarga yang sejahtera melalui metode 4T.

Metode itu disampaikan Puti saat sosialisasi yang dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat di desa Labanjaya Kabupaten Kerawang, jumat (15/3).

"Pertama terlalu muda, tidak disarankan ibu hamil pertama pada usia kurang Dari 20 Tahun, dikarenakan kondisi mental belum siap menghadapai kehamilan, hal itu berisiko akan terjadi bayi yang lahir belum cukup bulan, pendarahan bisa terjadi setelah bayi lahir," kata Putih.

"Kehamilan di usia Muda sangat beresiko Karena masih dalam proses Pertumbuhan. Akan terjadi kompetisi antara makanan, janin Dan ibunya," lanjutnya.

Lalu yang kedua terlalu tua. Menurutnya, jika ibu hamil pertama pada usia 35 tahun, pada usia ini organ kandungan menua.

"Hal itu membuat jalan lahir tambah kaku, kemungkinan besar lahir cacat, dan berisiko Hipertensi, ketuban pecah sebelum persalinan, persalinan macet dan pendarahan setelah bayi lahir," jelasnya.

Kemudian terlalu banyak anak. Ia mengatakan, dalam kontek KB istilah terlalu banyak merupakan wanita telah mempunyai anak lebih dari 3 anak.

"Potensi terjadi kehamilan pada risiko terlalu banyak. Serta menggunakan alat KB jangka panjang bukan jangka pendek, sehingga secara preventive akan mengurangi potensi anak Kematian ibu," ucapnya.

Lalu kehamilan yang terlalu dekat. Pengalihan metode KB bisa dilihat dari jarak antara anak yang dilahirkan memberikan gambaran terlalu dekat.

"Makanya program jangka pendek merupakan pilihan oleh masyarakat, kelompok yang mempunyai Jarak kelahiran yang berdasarkan yang mempunyai jarak kelahiran," tandasnya.

Sosialisasi ini turut dihadiri Sekretaris BKKBN Jabar, Rakhmat Mulkhan serta Kepala Desa Labanjaya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Faisal. [gan]

Komentar Pembaca