1.649 Orang Masuk DPTb Di Kota Cirebon

Politik  KAMIS, 21 MARET 2019 , 00:12:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

1.649 Orang Masuk DPTb Di Kota Cirebon

Didi Nursidi/RMOLJabar

RMOLJabar. Sekitar 1.649 pemilih pindahan secara resmi telah terdata oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon. Jumlah tersebut merupakan pemilih pindahan (DPTb) yang akan menggunakan hak pilihnya di Kota Cirebon.

Hal itu dikemukakan Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (20/3).

Didi mengatakan, pihaknya telah melaksanakan kegiatan tahapan rekapitulasi DPTb. Tahapan ini dalam rangka memberikan jaminan dan kepastian kepada setiap pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019.

DPTb itu terbagi menjadi 2 secara umum. Pertama, DPTb yang pemilihnya mengurus dan meminta A5 nya dari tempat dia berdomisili (luar Kota Cirebon) untuk bisa memilih di Kota Cirebon. Jumlah DPTb kategori ini sekitar 292 pemilih, tersebar di 20 Kelurahan dengan sebaran di 84 TPS.

Selain itu, lanjut Didi, ada pula jenis DPTb yang pemilihnya datang ke KPU Kota Cirebon untuk mendapatkan formulir A5.

"Selain itu ada juga pemilih yang mengurus di daerah tempat tinggal, minta A5 di KPU di sini, penyebarannya ada 22 kelurahan, di 174 TPS, dengan 1.357 (pemilih)," sebut Didi.

"Jika kita kalkulasikan, maka yang masuk itu 292 ditambah 1.357 maka jumlahnya akan diperoleh angka 1.649 (pemilih)," jelas dia.

Selanjutnya, jenis DPTb yang pemilihnya menggunakan hak pilih di luar Kota Cirebon. Untuk DPTb jenis ini tidak sebanyak data pemilih yang masuk ke Kota Cirebon.

DPTb jenis ini, bagi pemilih yang mengurus dan meminta Formulir A5 nya di Kota Cirebon tercatat berjumlah 739 orang, di 22 Kelurahan dan tersebar di 384 TPS.

Adapun yang mengurus dan meminta formulirnya di luar Kota Cirebon berjumlah 684 orang, di 22 Kelurahan dan tersebar di 381 TPS. Total keseluruhan sekitar 1.423 orang.

"Jadi ada selisih, 200 sekian. Kita ada tambahan masuk, saldo penambahan pemilih," pungkasnya.

Didi menambahkan, dengan adanya penambahan saldo daftar pemilih, maka KPU Kota Cirebon menghadapi tantangan baru berkaitan dengan penambahan jumlah logistik, baik itu surat suara, kotak suara dan sebagainya.

"Tentu beberapa hal menjadi tantangan bagi kami adalah ketersediaan logistik surat suara. Sehingga diatur sedemikian rupa agar pemilih yang akan berpindah tempat memilih itu dapat di data melalui mekanisme rekapitulasi data sehingga data yang hari ini dihasilkan akan digunakan untuk mengajukan penambahan logistik suarat suara," tandasnya. [gan]

Komentar Pembaca