JAWA BARAT

SIM Seumur Hidup Disoal Muradi, Underbouw PKS Tantang Uji Publik

Politik  KAMIS, 21 MARET 2019 , 12:46:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

SIM Seumur Hidup Disoal Muradi, Underbouw PKS Tantang Uji Publik

Ilustrasi SIM/Net

RMOLJabar. Pernyaatan Pengamat politik Universitas Padjadjaran, Muradi, bahwa janji PKS untuk memberlakukan SIM seumur hidup merupakan hal mustahil, ngawur, ekstrim, berlebihan dan membahayakan banyak pihak disoal Gema Keadilan Jabar.

Underbouw kepemudaan PKS itu menilai, pernyataan Muradi menunjukan kebelumpahamannya atas komitmen perjuangan PKS terkait SIM seumur hidup.

"Di beberapa negara maju sudah diberlakukan SIM seumur hidup. Jadi gagasan SIM seumur hidup jelas bukan hal yang mustahil," kata Sekjen Gema Keadilan Jabar, Indra Kusumah, Kamis (21/3).

Indra yang juga mantan Presiden BEM Unpad 2005 menyatakan, PKS bukan yang pertama di Indonesia mengusulkan pemberlakuan SIM seumur hidup.

Sebelumnya, IPW (Indonesia Police Watch) secara terbuka mengusulkan pemberlakuan SIM seumur hidup sebagai upaya menghapus praktik korupsi dalam proses pengurusan SIM. Pasalnya, di beberapa negara maju sudah diberlakukan SIM seumur hidup.

"Gagasan PKS untuk memberlakukan SIM seumur hidup sejatinya adalah kritik solutif atas pengelolaan SIM selama ini. Perpanjangan SIM setiap lima tahun selama ini, lebih ke formalitas semata. Kalaupun ada yang beralasan itu untuk menguji kemampuan mengemudi, faktanya tidak ada tes ulang kemampuan mengemudi, yang ada tes kesehatan itupun notabene formalitas semata," paparnya.

Dirinya membantah kekhawatiran terhadap kondisi ekstrim seperti pemilik SIM yang mengalami kelumpuhan atau tuna netra.

"Orang-orang yang mengalami kondisi ekstrim seperti itu insya Allah tahu diri dan tidak akan mengemudi kendaraan. Saya belum pernah menemukan ada orang lumpuh atau tuna netra yang memaksa mengemudikan kendaraan dan ugal-ugalan di jalan dengan alasan masih punya SIM," tuturnya.

Justru yang dirinya temukan adalah para pemilik SIM yang sehat yang banyak melakukan pelanggaran dan ugal-ugalan. Ini menunjukan ada yang salah dalam pengurusan SIM selama ini.

"Oleh karena itulah selain memperjuangkan SIM seumur hidup yang didapatkan dengan proses ketat, PKS pun mendorong penegakan hukum atas pelanggaran peraturan lalu lintas," ujarnya dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJabar.

Indra menjelaskan, komitmen PKS memperjuangkan RUU untuk pemberlakuan SIM seumur hidup adalah hasil kajian lama dan mendalam di internal PKS.

"Kami siap berdiskusi secara terbuka dengan berbagai elemen masyarakat terkait SIM seumur hidup dan gagasan PKS lainnya yang menjadi komitmen perjuangan PKS di parlemen periode 2019-2024. Gagasan PKS pun siap diuji publik di kampus," katanya.

PKS, kata Indra, menyatakan kesiapan uji publik gagasan-gagasan perjuangannya di institusi kampus sebagai lembaga intelektual.

"Saya yakin kampus yang dihuni insan intelektual sejati tidak akan sembarangan menerima atau menolak sebuah gagasan tanpa melakukan kajian mendalam," pungkasnya yang juga caleg DPR RI Dapil Jabar 1 (Kota Bandung dan Cimahi). [gan]

Komentar Pembaca
Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00