JAWA BARAT

Polemik TAP, Ridwan Kamil Disarankan Cari Solusi Terbaik

Politik  KAMIS, 21 MARET 2019 , 13:39:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Polemik TAP, Ridwan Kamil Disarankan Cari Solusi Terbaik

Ridwan Kamil/Net

RMOLJabar. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil disarankan mencari solusi terbaik terkait Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) yang kini tengah menjadi sorotan. Hal itu penting agar berjalannya TAP tersebut dapat maksimal tanpa ada kontroversi.

"Praktik-praktik yang mengarah ke nepotisme sebaiknya dihindari. Agar tidak ada konflik kepentingan. Kan bisa dicari yang lain yang lebih kompeten, berilah kesempatan," tegas Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, Kamis (21/3).

Kendati Emil, sapaan akrabnya Ridwan Kamil, memastikan timnya bekerja dengan maksimal dan profesional. Masuknya adik kandung dan sepupu dalam tim yang dipimpin Rektor Unpad, Tri Hanggono itu, kurang tepat.

"Itu merupakan bagian dari hak Ridwan Kamil tetapi sebaiknya dihindari karena banyak pihak melihat ini bagian dari nepotisme. Apabila tidak transparan akan memunculkan banyak persepsi terkait politik kepentingan bukan hanya di masyarakat tetapi pada internal pemerintahan yang dipimpin," kata Ujang.

Pasalnya, meski RK mengaku dapat bekerja secara profesional dalam membagi momentum antara profesi dan keluarga. Tidak menampik beberapa fakta lapangan hal tersebut sulit sekali terjalin.

"Apapun alasannya. Entah karena kemampuan adiknya RK yang dianggap mampu untuk bekerja di TAP. Tetap saja masyarakat akan memandang bahwa hal tersebut bagian dari praktik menyuburkan nepotisme," ujar Ujang seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang. Dia mengingatkan RK soal potensi konflik kepentingan dalam pembentukan TAP.

"Rekomendasi KPK selalu mengingatkan untuk menghindari konflik kepentingan. Itu yang utama dalam menghindari prilaku korup," kata Saut pada Rabu kemarin. [gan]

Komentar Pembaca