Elektabilitas Di Bawah 50 Persen, Lampu Kuning Menuju Merah Untuk Jokowi

Politik  KAMIS, 21 MARET 2019 , 22:40:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Elektabilitas Di Bawah 50 Persen, Lampu Kuning Menuju Merah Untuk Jokowi

Jokowi-Ma'ruf Amin/Net

RMOLJabar. Hasil survei Litbang Kompas mendapatkan respons dari berbagai pihak. Salah satunya Pengamat Politik Iwel Sastra.

Dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL. Iwel menyatakan rasa salutnya kepada Libang Kompas yang sudah mengeluarkan survei tersebut. Dia menilai, hasil survei yang menempatkan elektabilitas Jokowi di bawah 50 persen merupakan lampu kuning buat Jokowi. Seharusnya capres petahana selalu bertengger di atas 50 persen.

"Jelas dalam survei tersebut angka calon petahana elektabilitasnya di bawah 50 persen. Ini suatu hal yang sangat-sangat tidak baik seperti lampu kuning menuju lampu merah untuk petahana," ungkap Iwel kepada redaksi, Kamis (21/3).

Hasil survei itu kata Iwel, akan disambut baik oleh masyarakat. Karena selama ini masyarakat hanya disuguhi hasil-hasil survei semu, yang pemilik lembaga surveinya adalah simpatisan kubu 01.

"Karena selama ini hasil survei yang banyak, angka petahana itu di atas 50 persen. Tapi itu dikeluarkan oleh lembaga-lembaga survei yang serumpun. Disebut serumpun artinya adalah lembaga-lembaga survei yang di belakangnya memang menjadi konsultan di paslon 01," bebernya.

Iwel menyatakan, meski mereka membantah itu tapi rekam jejaknya di media sosial cenderung mendukung 01.

"Walaupun mereka membantah tapi kan selalu mengeluarkan meme paslon 01," selorohnya.

"Nah kehadiran survei Litbang Kompas ini tentu disambut baik oleh masyarakat karena ada harapan bahwa Litbang Kompas ini adalah media yang netral tidak berpihak ke paslon 01 maupun 02," pungkas Iwel. [yud]


Komentar Pembaca
Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

RABU, 17 APRIL 2019 , 17:00:00