Atalia Dorong Minat Baca Dari Usia Dini Hingga Remaja

Ragam  JUM'AT, 22 MARET 2019 , 09:29:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Atalia Dorong Minat Baca Dari Usia Dini Hingga Remaja

Kunjungan Atalia di SMKN 2 Subang /RMOLJabar

RMOLJabar. Bunda Literasi Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil akan terus berupaya mensosialisasikan pentingnya membaca yang perlu dimulai dari usia dini hingga remaja.

Hal itu disampaikan Atalia usai melakukan Siaran Keliling (Sarling) di SMKN 2 Subang.

"Kita hadir di sekolah-sekolah yang mana mereka perlu lebih sering membaca, karena ini akan membuat mereka terbiasa dan menjadi generasi pembelajar," ucap Atalia, Jumat (22/3).

Menurutnya, minat baca masyarakat Jawa Barat masih sangat minim. Karena itu dibutuhkan cara strategis untuk meningkatkan minat baca.

"Ketika seseorang gemar membaca, tentu itu akan menjadi candu bagi mereka. Jadi dari satu buku mereka akan mencari buku lain dan terus seperti itu," katanya.

Atalia menambahkan, pihaknya telah berupaya teus mendongkrak program-program yang terkait dengan budaya membaca.

Berdasarkan laporan dari Pustakawan Dispusipda Jabar, rata-rata kecepatan membaca siswa SMKN 2 Subang 196 kata/menit. Sedangkan standar kecepatan membaca untuk siswa tingkat sekolah menengah atas adalah 250-325 kata/menit.  

"Sebenarnya dari jumlah membaca permenit ini masih  dibawah rata-rata, namun tentu ini bisa di dorong dengan sedemikian rupa," ujar Atalia dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJabar.

Untuk itu, Kepala Sekolah serta staff pengajar di SMKN 2 Subang telah membiasakan siswa siswinya membaca selama 5 sampai 10 menit sebelum proses pembelajaran dimulai.

"Tentu saya mengapresiasi, di SMKN 2 Subang ini mereka telah membiasakan membaca dulu sebelum mulai pelajaran. Saya kira ini patut diapresiasi dan mudah-mudahan bisa diaplikasikan di seluruh sekolah-sekolah di Jawa Barat khusunya," tuturnya.

Sebelumnya, Atalia melakukan kunjungan ke PAUD Hidayatuddin, Desa Belendung Kab. Subang. Disana, Atalia berpesan kepada orang tua khusunya Ibu, untuk membiasakan anak-anaknya menyenangi buku sejak kecil.

"Sebetulnya untuk data minat baca di Jabar tidak terlalu terpuruk, tapi tentu saja harus tetap didorong. Karena kami percaya setiap kebiasaan membaca itu dimulai dari kecil dan itu dimulai dari keluarga khusunya Ibu," kata Atalia.

Karena pada dasarnya, lanjut Atalia, senang membaca itu bukan genetik, bukan karena keturunan tapi karena kebiasaan.

"Oleh karena itu saya hadir hari ini untuk menyapa para orang tua supaya mereka bersedia dengan semangat untuk terus mendorong anak-anaknya gemar membaca," pungkasnya.

Dalam rangkaian Sarling ke empat ini, Atalia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Subang yang telah telah berkomitmen untuk berkolaborasi dalam mendukung berbagai pembangunan dalam upaya peningkatan dan sosialisasi budaya literasi dengan menghadirkan Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) di Mesjid Agung Kabupaten Subang

Kolecer merupakan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BJB. Untuk tahap awal, Kolecer akan disebar di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dan 600 titik sebagai target 5 (lima) tahun ke depan.

Melalui kreativitas, Kolecer ini bisa ditempatkan dimana saja di tempat berkumpulnya warga atau komunitas. Kalau di kampung atau desa, Kolecer bisa ditempatkan di balai desa. Sementara di daerah perkotaan bisa ditempatkan di trotoar dan taman.

Dengan koleksi buku yang beragam di setiap tempatnya, tentu Kolecer dapat menjadi salah satu aspek pendukung meningkatnya minat baca. (din)



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00