Festival Manggis 2019, Upaya Pemkab Purwakarta Dukung Petani Tingkatkan Produktifitas

Webtorial  SABTU, 23 MARET 2019 , 10:55:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Festival Manggis 2019, Upaya Pemkab Purwakarta Dukung Petani Tingkatkan Produktifitas

Anne Ratna Mustika/RMOLJabar

RMOLJabar. Ribuan pengunjung padati Festival Manggis Purwakarta 2019 yang digelar di Desa Babakan Kecamatan Wanayasa, Sabtu (23/3). Selain bisa menikmati lezatnya si ratu buah tropis itu dengan cuma-cuma, warga juga disuguhi hiburan, bazar dan sejumlah lomba yang disiapkan panitia.

Ketua Panitia Festival Manggis Purwakarta 2019, Iyus Permana dalam laporannya mengatakan, potensi manggis di wilayah ini cukup besar. Bahkan, saat ini Purwakarta menjadi salah satu wilayah pengekspor buah dengan kulit hitam kemerahan ini.

"Kami menangkap potensi lain dari Desa Babakan yang menjadi salah satu sentra buah manggis di Purwakarta. Salah satunya, menjadi magnet untuk menarik wisatawan. Festival ini adalah salah satu upaya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan," kata Penjabat Sekda Purwakarta itu.

Sementara, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dalam sambutan pembukaan festival mengatakan, festival ini adalah untuk mendukung dan memotivasi para petani manggis di wilayah Purwakarta agar bisa meningkatkan produktifitas dan kualitas tanaman manggis asal Purwakarta.

Lalu, secara insfratruktur, Pemkab juga akan mempersiapkan kawasan perkebunan manggis yang tersentral di Desa Pusakamulya Kecamatan Kiarapedes. "Kita siapkan lahan seluas lima hektar," kata Ambu Anne.

Anne juga mengingatkan, hendaknya tidak ada manggis dari dari luar yang masuk ke Purwakarta pada saat di Purwakarta tengah panen raya manggis. "Hal ini harus menjadi perhatian bersama," tuturnya.

Salah seorang pengunjung, Yeni Triwahyuni (32) mengatakan, di lokasi festival ia merasa puas menikmati buah yang rasanya manis serta asam itu secara gratis.

"Menarik, kita juga jadi tahu sejumlah prodak hasil olahan dari buah manggis. Ada bazarnya. Dan saya juga jadi mengetahui trik dan tips cara mudah menanam pohon manggis," kata warga Pasawahan yang datang bersama keluarganya itu.

Diketahui, perkebunan manggis di wilayah Purwakarta cukup luas. Yaitu, mencapai 1.500 hektare. Perkebunan manggis ini, tersebar di empat kecamatan. Salah satunya di Kecamatan Wanayasa.

"Saat ini, manggis Purwakarta atau yang lebih terkenal Manggis Wanayasa, sudah menembus pasa ekspor. Adapun, negara tujuannya salah satunya Cina," kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan.

Adapun rata-rata hasil produksi manggis ini, mencapai 47 ton per hektare. Hasil panen tersebut, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal. Tapi juga, untuk memenuhi kebutuhan ekspor. Adv/RMOLJabar

Komentar Pembaca