Bus Sekolah Purwakarta, Implementasi Pendidikan Berkarakter

Webtorial  SENIN, 25 MARET 2019 , 11:01:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Bus Sekolah Purwakarta, Implementasi Pendidikan Berkarakter

Layanan Bus Sekolah Purwakarta/RMOLJabar

RMOLJabar. Untuk memudahkan pelajar menuju ke sekolah khususnya di wilayah terpencil, Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pendidikan setempat, telah menyediakan armada bus sekolah.

Saat ini sudah ada lima armada berjenis mikro bus yang setiap harinya beroperasi mengantar dan menjemput anak sekolah. Armada tersebut juga dialokasikan untuk menekan penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar ke sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta Purwanto mengatakan, keberadaan bus tersebut salah satu bagian implementasi pendidikan berkarakter, serta adalah menekan angka penggunaan kendaraan bermotor dikalangan siswa yang belum cukup umur.

"Sudah lama, kita keluarkan larangan pelajar di bawah umur bawa kendaraan ke sekolah. Karena, resikonya sangat tinggi adanya armada ini salah satunya untuk meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor ke sekolah," kata Purwanto, Senin (25/3).

Pelarangan penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar tersebut bukan serta merta tanpa solusi. Pihaknya berupaya untuk mengimbangi dengan adanya solusi. Khususnya di wilayah terpencil yang belum ada akses kendaraan umum.

Bus sekolah itu, kini ada di lima wilayah, diantaranya, di Kecamatan Maniis dan Sukasari. Hal menarik dari layanan armada sekolah itu adalah sopir yang mengantarnya.

Operatornya adalah aparat dari TNI, menurut Purwanto hal itu dilakukan selain karena anggota TNI memiliki disiplin waktu disesuaikan dengan jam masuk sekolah di Purwakarta yang berbeda dengan daerah lain, juga dalam kendaraan sopirpun memberikan pemahaman tentang Kebangsaan dan Pancasila.

"Pelajar kita ini, masuk sekolahnya mulai pukul 06.00 Wib. Jadi, lebih pagi dari wilayah lainnya, dan di perjalanan supir pun menjelaskan pemahaman kepada siswa terkait Kebangsaan dan Pancasila," ujarnya.

Adapun kebanyakan pengguna bus sekolah di dominasi oleh para pelajar SMP dan SMA, dikarenakan jarak yang cukup jauh, berbeda dengan siswa SD yang jarak dari rumah cukup dekat ke sekolah. Adapun difokuskan pada wilayah terpencil menurut Purwanto wilayah lainnya bisa menggunakan jasa angkutan umum.

"Kita prioritaskan dulu yang di daerah terpencil yang belum memiliki akses kendaraan umum," katanya.

Sementara, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengatakan bahwa bus sekolah tersebut merupakan bagian dalam peningkatan pendidikan, akan tetapi menurut Bupati yang biasa disapa Ambu Anne ini, idealnya jumlah aramada 10 bus.

"Untuk memudahkan siswa untuk pergi-pulang ke sekolah, untuk jumlah idealnya ya saya kira 10 armada bus sekolah," kata Anne.

Terpisah, Camat Sukasari, Jaya Pranolo, mengatakan, sangat terbantu dengan adanya bus sekolah itu. Sebab, para pelajar SMP dan SMA bisa datang ke sekolah, tanpa harus diantar oleh orang tuanya ataupun membawa kendaran ke sekolah sendiri. "Kalau bisa, armadanya di tambah," kata Jaya. Adv/RMOLJabar

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

Prabowo Tenangkan Pendukung: Kekerasan Jangan Dibalas Kekerasan
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00