Proyeksikan Agrowisata, Pemkab Purwakarta Siapkan Lahan Sentra Manggis

Webtorial  SELASA, 26 MARET 2019 , 14:01:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Proyeksikan Agrowisata, Pemkab Purwakarta Siapkan Lahan Sentra Manggis

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika/RMOLJabar

RMOLJabar. Pemkab Purwakarta siapkan lahan seluas 5 hektare di Desa Pusakamulya Kecamatan Kiarapedes untuk dijadikan sentra perkebunan buah manggis. Wilayah tersebut diproyeksikan menjadi daerah agrowisata dengan perkebunan khusus manggis dalam satu hamparan.

Demikian dikatakan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, Selasa (26/3). Menurutnya, mulai tahun depan Purwakarta akan punya perkebunan manggis yang luas. Bahkan, perkebunan ini bisa jadi agrowisata.

"Kualitas buah manggis Purwakarta telah diakui, bahkan memiliki pangsa pasar ekspor tersendiri. Untuk memaksimalkan hal tersebut Pemkab Purwakarta, menyiapkan lahan seluas lima hektare untuk perkebunan manggis," kata Anne.

Ia juga mengatakan, selama ini perkebunan manggis di wilayahnya masih ditanam dengan pola lama. Yaitu, ditanamnya di pekarangan rumah, atau kalaupun dikebun dicampur dengan pepohonan lain. Belum menjadi perkebunan khusus atau belum disiapkan menjadi salah satu agrowisata.

Anne meminta Dinas Pangan dan Pertanian setempat untuk merumuskan hal tersebut, sedangkan untuk bibit pohonnya, pihaknya menginginkan supaya manggis yang ditanam nantinya itu tingginya sudah sedang.

Pasalnya, jika menanam manggis dengan pohon yang ukurannya kecil, maka berbuahnya lama. Minimalnya, dalam tiga tahun setelah tanam, baru bisa dinikmati buahnya. "Agar cepat panennya serta meningkat produknya ditambah bibitnya harus berkualitas," ujar Anne.

Genjot Ekspor Manggis Purwakarta

Dengan adanya perkebunan satu hamparan yang cukup luas ini, lanjut Anne, diharapkan produksi manggis akan semakin meningkat lagi. Juga, ekspor manggis asal Purwakarta bisa mengalami peningkatan.

Masa panen raya manggis Purwakarta ini biasanya terjadi setiap Februari sampai Maret. Bahkan, tahun ini masa panennya lebih lama, sampai ke April. Selama panen raya ini, diharapkan pedagang tidak menjual manggis di pasar lokal dari daerah lain. Harus, manggis dari sentra buah tersebut. Di Purwakarta, ada empat kecamatan yang jadi sentra manggis. Yaitu, Kecamatan Wanayasa, Kiarapedes, Bojong dan Darangdan.

"Kalau masa panen, yang dijual di Purwakarta harus juga berasal dari purwakarta biar masyarakat tahu nikmat dan kualitas manggis Purwakarta kalau bisa jangan dicampur," katanya. Adv/RMOLJabar

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

Prabowo Tenangkan Pendukung: Kekerasan Jangan Dibalas Kekerasan
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00