Pasar Dianggap Semrawut, Fahmi: Proses Untuk Menata

Pemerintahan  JUM'AT, 29 MARET 2019 , 09:00:00 WIB | LAPORAN:

Pasar Dianggap Semrawut, Fahmi: Proses Untuk Menata

Achmad Fahmi /RMOLJabar

RMOLJabar. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menanggapi penyataan Partai Gerindra terkait penataan pasar yang semrawut.

Menurutnya, saat ini pasar tersebut sedang pembangunan. Hal itu proses untuk menata. "Pembangunan yang sedang dilakukan kan proses untuk menata," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (29/3).

Bahkan menurutnya, ke depan akan dibangun pasar induk untuk mengurangi beban Pasar Pelita. "Ini sudah kita diskusikan dengan pemprov," ucapnya.

Bahkan tahun depan, Pemkot Sukabumi berencana membuat pasar yang lebih dekat dengan masyarakat. Pasar tersebut akan ada di setiap kecamatan. "Kita akan buat atau tata pasar kecamatan," ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya mengajak Partai Gerindra untuk bersama-sama menata. Apalagi Pemkot memerlukan kolaborasi bersama dalam penataan. "Bagus, mari sama sama kita tata," terangnya.
 
Sebelumnya Partai Gerindra Kota Sukabumi menilai penataan pasar di Kota Sukabumi Semrawut. Apalagi satu pasar terbesar di kota tersebut belum selesai. "Kami lihat, penataan pasar semerawut. Ditambah Pasar Pelita belum selesai," ujar Wakil Ketua Gerindra Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi.

Menurutnya, kesemerawutan tersebut akibat tidak ada keseriusan dari pemerintah. Sehingga penangannya lambat. "Kota indah gini, penataan pasarnya semerawut," pungkasnya. (din)

 

Komentar Pembaca