KABUPATEN KARAWANG

"Bank Emok" Bikin Resah Warga Dan Aparat Desa Cibuaya

Ekbis  SENIN, 01 APRIL 2019 , 15:45:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Kantor "Bank Emok" Desa Cibuaya, Kabupaten Karawang/RMOLJabar

RMOLJabar. Warga Dusun Cibuaya Rt 03/07 Desa Cibuaya, Kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang, dibikin resah oleh praktek bisnis keuangan tidak wajar yang dilakukan oleh PT Mitra Bisnis Keluarga (MBK) atau sering disebut warga sekitar sebagai "Bank Emok".

Apalagi, warga dan aparat Desa Cibuaya mengendus bukti bila "Bank Emok" kini tidak lagi mengantongi Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP). Padahal, perusahaan ini sudah lama bergerak dalam bidang jasa keuangan di daerah tersebut.

"Sampai hari ini, saya tidak merasa kedatangan salah seorang pun perwakilan dari pihak perusahaan yang berniatan untuk memperpanjang SKDP," kata Kepala Desa Cibuaya, Ita Warsita, kepada RMOLJabar, Senin (1/4).

Menurut Ita, saat ini pihaknya menganggap operasi bisnis PT MBK ilegal karena SKDP atau ijin domisili perusahaan tersebut belum diperpanjang.
 
" Setahu saya kini mereka (PT MBK) hanya mengantongi ijin surat keterangan  domisili  yang sudah habis masa berlakunya ," ujar Ita.

Ita mengaku sudah mengingatkan pihak "Bank Emok" agar menaati aturan pemerintah yang berlaku dengan kembali mengurus ijin domisisli perusahaannya. " Mereka harus mengurus kembali keterangan domisili yang telah habis dengan melibatkan tandatangan warga dan tokoh yang ada di sekitar lingkungan kantornya," kata Ita.

Tak hanya karena bermasalah dengan perijinan, lanjut Ita, cara kerja " Bank Emok" juga dinilai tidak wajar dan sangat merugikan warga yang terjerat utang dari mereka.

" Cara penagihan pada nasabahnya juga tidak wajar, mereka meminta adanya tanggung renteng ketika salah seorang nasabah belum bisa setor," ungkap Ita.

Ita juga mengungkapkan bahwa banyak warga yang sudah merasa kesal dengan cara kerja bank yang diduga mirip rentenir itu. Selain pembayaranya dinilai merugikan nasabah, cara penagihannya pun tidak profesional.

"Nasabah diwajibkan untuk berkumpul 1 minggu sekali tanpa mengenal toleransi dan wajib membayar tepat waktu". pungkasnya. [son]


Komentar Pembaca
Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 22:28:40

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 14:25:41

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Gunungpati Semarang
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad