Adhie Massardi: Takut Kalah Di Pemilu, Akhirnya Mereka 'Menyogok' Rakyat

Politik  SENIN, 15 APRIL 2019 , 22:36:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Adhie Massardi: Takut Kalah Di Pemilu, Akhirnya Mereka 'Menyogok' Rakyat

Adhie Massardi/Net

RMOLJabar. Money politics atau politik uang yang dilakukan oleh beberapa calon anggota legislatif dari partai pendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin, menandakan kalau mereka takut kalah di Pemilu 2019.

Hal itu ditegaskan Ketua Perkumpulan Swing Voters Indonesia, Adhie M Massardi, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (15/4).

Adhie menjelaskan, dalam kompetisi hanya ada dua golongan, yakni mereka yang ingin menang, dan mereka yang takut akan kekalahan.

"Yang takut kalah ini biasanya menghalalkan segala cara," katanya, dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.

Adhie menduga, kubu petahana merasa tidak percaya diri akan kemampuan dalam meyakinkan rakyat pemilih, lantaran kinerja di periode sebelumnya yang kurang maksimal.

"Jadi satu-satunya cara yang 'menyogok' rakyat dengan amplop-amplop itu. Jadi saya enggak heran kalau ada yang dari PDIP, Golkar, maupun yang lain-lain membeli suara langsung di pasar gelap demokrasinya," terangnya.

Parahnya, lanjut Jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini, praktik haram itu seakan tumbuh subur karena pada dasarnya, penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI seakan tak begitu aktif dalam melakukan pencegahan dan menghentikannya.

"Penyelenggaranya juga ga aktif bagaimana caranya menghentikan politik uang ini. Kalau di sepak bola misalkan ada perjudian langsung disapu bersih, kemudahan tontonan bola menjadi lebih menarik lagi," imbuhnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah satu caleg dari Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso. Di situ komisi anti rasuah berhasil menyita 400 ribu amplop yang berisi uang untuk 'serangan fajar'.

Tak hanya itu, di Kota Probolinggo, Jawa Timur, warga memergoki Nurul, istri Caleg DPRD Kota Probolinggo Dapil 2 dari PDIP bernama Mochamad Bebun saat sedang membagikan amplop berisikan uang kepada sejumlah warga yang ada di Perumahan Prasaja Mulya, Sabtu (13/4) lalu. Perempuan yang juga ASN di Diskoperindag Kota Probolinggo itu membagikan uang nominal Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu, yang dimasukkan ke dalam amplop. [yud]

Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00