KOTA SUKABUMI

Termakan Isu Hoax, Sejumlah TPS Sempat Bermasalah Hitung Suara

Politik  KAMIS, 18 APRIL 2019 , 12:41:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIQ SUPRIADI

Termakan Isu <i>Hoax</i>, Sejumlah TPS Sempat Bermasalah Hitung Suara

Hoax yang beredar/RMOLJabar

RMOLJabar. Sejumlah TPS di Kota Sukabumi sempat mengalami permasalahan penghitungan surat suara. Hal itu pasca beredarnya pesan Whatsapp terkait mencoblos partai dan nama caleg menjadi dua suara.

"Ada sekitar delapan TPS yang mengalami permasalahan proses penghitungan suara. Mereka mencantumkan dua suara untuk satu surat suara yang di dalam mencoblos lambang partai dan calegnya. Mereka mempercayai pesan bohong tersebut ketimbang hasil bimtek oleh KPU," ujar Komisioner KPU Kota Sukabumi Agung Dugaswara.

Pasalnya, pesan tersebut beredar H-1 sebelum penyoblosan. Sehingga tidak terkontrol oleh KPU.

"Tidak terkontrol adanya pesan berisi hoax tersebut. Apalagi beredarnya malam hari Kita mengetahui pasca monitoring penghitungan di sejumlah TPS," ucapnya.

Alhasil sejumlah TPS melakukan penghitungan ulang. Sehingga proses penghitungan berlangsung hingga Kamis (18/4) pagi.

"Secara tehnik pemungutan semuanya berjalan lancar. Hanya penghitungan saja beberapa TPS sempat terkendala. Makanya ada penghitungan ulang. Kalau dibiarkan akan ada lonjakan suara. Suara sah melonjak lebih banyak daripada DPT," ungkapnya.

Melihat hal tersebut, ada kemungkinan penghitungan kembali di tingkat PPK. Terkait hal tersebut telah dikomunikasikan dengan Bawaslu Kota Sukabumi.

"Nanti pleno di PPK akan kita hitung ulang. Terutama yang jumlah suara sahnya gejlog dengan DPT," terangnya.

Dirinya menegaskan, satu surat suara dihitungnya satu suara. Tidak bisa satu surat suara menjadi dua suara. "Pokoknya satu surat suara itu nilainya satu. Tidak bisa calegnya dicoblos dan partai dicoblos menjadi dua suara," pungkasnya. [gan]

Komentar Pembaca