Siapa Sutradara Di Balik Skenario Quick Count?

Politik  JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 13:50:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Siapa Sutradara Di Balik Skenario Quick Count?

Zainal Bintang /net

RMOLJabar. Cara kerja lembaga survei yang melakukan hitung cepat atau quick count Pilpres 2019 menjadi sorotan. Hal ini menyusul adanya keraguan hasil penghitungan yang dilakukan sejumlah lembaga survei.

Politisi senior, Zainal Bintang pun akhirnya "membongkar" cara kerja lembaga survei.

Zainal menjaleskan, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Indonesia sekitar 840 ribu. Sementara lembaga survei hanya melalui sampling antara 2.000 sampai 3.000 TPS. Namun lembaga survei sudah mempublikasikan hasil perolehan suara paslon 01 Jokowi-Maruf dan paslon 02 Prabowo-Sandi.

Fakta selanjutnya, publikasi dilakukan hanya dua jam setelah pencoblosan dimulai di seluruh Indonesia. Publikasi hasil quick count itu disiarkan secara masif oleh televisi-televisi nasional siang dan malam membombardir otak masyarakat.

Akibatnya, menurut Zainal, hal tersebut mau tidak mau telah membentuk persepsi dalam hati masyarakat bahwa pemenangnya adalah paslon yang memperoleh suara lebih banyak.

"Ingat, pada saat quick count dipublikasi saat itu proses pencoblosan masih berlangsung. Artinya masih dinamis. Padahal ketika quick count dibuat jumlah pemilih yang sudah mencoblos baru beberapa puluh persen. Pergerakan pemilih masih berjalan," tuturnya.
Namun apa boleh buat, masyarakat sudah terpapar publikasi masif yang merugikan salah satu paslon di sisi lain menguntungkan paslon tertentu.

"Fenomena ini jelas-jelas adalah tirani quick count. Pertanyaannya, siapa sutradara di balik skenario yang tidak adil ini?" demikian Zainal Bintang. (din)




Komentar Pembaca