KPU Salah Input Data Situng, Kubu Prabowo Akan Laporkan KPU Ke DKPP Dan Polri

Politik  JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 20:49:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

KPU Salah Input Data Situng, Kubu Prabowo Akan Laporkan KPU Ke DKPP Dan Polri

Muhamad Taufik/net

RMOLJabar. Polemik kasus salah input data sistem penghitungan surat suara (Situng) KPU untuk formulir C1 di TPS 93, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur terus bergulir.

Kini, Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi DKI Jakarta akan melaporakn Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan KPU Jakarta Timur ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan ke Polri.

Ketua BPP DKI Prabowo-Sandi, Muhamad Taufik mengungkapkan bila kasus yang terjadi di TPS 093, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara ini tidak wajar. Bahkan, menurut penilaiannya, pada kasus itu terlihat jelas unsur kesengajaan untuk mengurangi suara pasangan Prabowo-Sandi.

"Masak dalam scan C1 yang diunggah suara Jokowi-Maruf 47 dan Prabowo-Sandi 162 suara, tapi data yang diinput KPU suara Jokowi-Maruf naik menjadi 180 dan untuk Prabowo-Sandi menyusut jadi 56 suara. Ini namanya pelanggaran pemilu. Kami akan laporkan ke DKPP dan polisi," ujar Taufik seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (19/4).

Menurut Muhamad Taufik, manipulasi data input merupakan cara kotor yang merugikan pasangan nomor urut 02. Semestinya, KPU sebagai penyelenggara pemilu berada di tengah atau tidak boleh memihak. Baginya, ini jelas pelanggaran yang tidak bisa ditolerir.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI ini mengatakan, jika tidak ketahuan maka penyelenggara pemilu berhasil melakukan mark up suara untuk paslon petahana. Dia menuding ada upaya sistematis untuk melakukan kecurangan Pemilu.

"Sangat berani ini KPU melakukannya. Bagi saya, ini tidak bisa diterima begitu saja, alasan salah input. Ini kesengajaan. Kami akan laporkan ke DKPP dan pidanakan," tandasnya. [son]

Komentar Pembaca