BPN: Quick Count Tak Selalu Benar, Pilkada Di Jawa Timur Contohnya

Politik  SABTU, 20 APRIL 2019 , 15:24:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

BPN: Quick Count Tak Selalu Benar, Pilkada  Di Jawa Timur Contohnya

Ilustrasi/net

RMOLJabar. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, menyebut bila Quick count yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei tak selamanya tepat dalam memprediksi hasil pemilu.
 
Ditegaskan Juru bicara BPN, Pipin Sopian, track record quick count lembaga survei tidak selamanya mulus. Sebab pada kenyataannya, ada kalanya prediksi mereka tidak sesuai dengan hasil akhir pemilu.
 
"Saya dapat data bahwa 11 November 2008 bahwa tiga lembaga survei meleset di kasus Pilgub Jawa Timur," ungkapnya dalam diskusi bertajuk "Pemilu Serentak yang Menghentak" di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (20/4).

Diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Pipin pun unjuk nama tiga lembaga survei yang gagal itu. Mereka  adalah LSI, Lembaga Survei Indonesia, dan Lingkaran Survei Nasional. Hasil quick count mereka menunjukkan bahwa pemenang dari Pilgub Jatim saat itu adalah pasangan Khofifah-Mudjiono.

"Tapi hasil KPUD menunjukkan bahwa yang menang adalah Sukarwo dan Saifullah Yusuf. Jadi memang meskipun di margin of error, saya harus katakan bahwa memang yang diumumkan oleh lembaga survei itu Bu Khofifah yang menang," pungkasnya.[son]


Komentar Pembaca