Gara-Gara Pilpres Rumah Makan Nasi Padang Pun Mau Di Boikot

Politik  SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:02:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Gara-Gara Pilpres Rumah Makan Nasi Padang Pun Mau Di Boikot

Ilustrasi/net

RMOLJabar. Hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan  pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno untuk sementara memperoleh 86,63 persen suara, meninggalkan Jokowi-Amin yang berada jauh di belakang dengan 13,37 persen suara.

Disambut suka cita oleh pendukung kubu 02, informsi KPU itu membuat pendukung kubu 01 kecewa. Diduga karena kecewa beberapa pendukung kubu 01 melupkan emosinya dengan muncul semacam seruan boikot rumah makan Padang di media sosial.

Seorang pendukung 01, melalui akun Facebook bernama Satria, adalah salah satu pihak yang pertama kali menyerukan hal itu.

Jadi malas makan di rumah makan Padang. Kayaknya rakyat yang harus membalas. Bangkrutkan semua rumah makan Padang,” tulis Satria.

Seruan akun Satria kemudian disambut akun Totok Hendrianto menjawab postingan Satria. Totok menulis akan melakukan aksi boikot dimulai dari keluarganya sendiri sejak Minggu kemarin (21/4).

Ide bagus nih. Gimana supaya bisa buat gerakan anti masakan Padang ya. Biar tau rasa mereka. Udah dikasih banyak sama Pakde masih juga balasannya nyakitin Pakde. Gila emang! Akan saya mulai dari keluarga saya sendiri mulai hari Minggu 21 April,” tulis Totok seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Akun Omang juga mengamini ajakan untuk meboikot rumah makan Padang. Setuju. Makan nasi pecel aja. Nasi Padang saya kurang suka,” ujar Omang.

Ternyata, posting akun-akun pendukung kubu 01 yang mau boikot rumah makan dapat tanggapan dari pendukung kubu 02. Tidak hanya di Facebook, juga di lini masa Twitter. Screenshot postingan Satria beredar di jejaring Twitter.

Akun @YudhisFirefigh, misalnya, menulis, Hahahaaa, yang mau boikot masakan Padang soalnya tidak kesampaian makan nasi Padang. Ama junjungannya dikasih nasi bungkus hasil olahan rumah cebong.”

Komentarnya ini dituliskan sebagai respon atas twit akun @Hilmi28, Yakin mau boikot masakan Padang? Biasa makan nasi pake kuah rendang aja nambah dua kali.”

Akun @f4dl176 mengaitkan seruan boikot itu dengan isu kesehatan. Yang bisa boikot rumah makan padang hanya persatuan hipertensi dan kolesterol tinggi hahahaa ada-ada aja,” tulisnya.

Sementara akun @BagsBeery yang juga membalas cuitan @Hilmi28 mengatakan:

Setelah boikot rumah makan padang, mungkin akan muncul tagar2 makanan lainnya, boikot mie Aceh, boikot empek2 Palembang, boikot coto Makasar, atau yang paling aneh boikot cilok, cireng atau cimol. Hahahaha,” twitnya.

Jokowi sendiri hari Minggu kemarin (21/4) menyempatkan makan siang di sebuah gerai nasi Padang di Grand Indonesia. Menurut pantauan redaksi, saat tiba di lobi Grand Indonesia, pria dari Solo ini dielu-elukan para pengunjung Grand Indonesia.

Konsentrasi massa sempat membuat langkah Jokowi menaikki tangga jalan terhambat. Dia memenuhi permintaan selfie sebelum akhirnya naik ke lantai atas untuk menuju gerai masakan Padang.[son]



Komentar Pembaca