KABUPATEN MAJALENGKA

Temukan Kecurangan Pileg, Mantan Bupati Ini Ngadu Ke Mahkamah Partai

Politik  SELASA, 23 APRIL 2019 , 23:41:00 WIB | LAPORAN: DEFRI ARDYANSYAH

Temukan Kecurangan Pileg, Mantan Bupati Ini Ngadu Ke Mahkamah Partai

Sutrisno/RMOLJabar

RMOLJabar. Calon anggota legislatif DPR daerah pemilihan 9 Subang-Sumedang-Majalengka, Sutrisno, memukan kecurangan pada Pileg 2019. Bentuk kecurangannya yakni pengurangan suara akibat penyelewengan form C1 plano.

"Di lapangan saya menemukan C1 asli dan C1 aspal, jadi ada dua dokumen. C1 yang memang dibuat dalam proses di TPS-TPS, tapi saya dapatkan juga C1 sama, ditandatangani juga," kata Sutrisno di kediamannya, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Senin (22/4) malam.

Untuk membuktikan dugaan itu, Sutrisno menunjukan dua dokumen C1 yang dimaksud dengan jumlah suara berbeda.

"Kalau orang tidak tahu, itu seperti asli tapi hakikatnya itu palsu. Intinya adalah mengurangi suara saya. Suara saya 78 di C1 (asli), aspal hanya 8. Ada beberapa, bukan hanya satu tempat," ungkap caleg dari PDIP ini.

"Saya minta kepada Bawaslu kabupaten agar proses penghitungan ini, didasarkan atas C1 pleno untuk memproteksi manakala ada dokumen C1 yang dipalsukan. Ini kan sangat merugikan, baik diri saya maupun teman-teman yang sudah berjibaku," jelas Sutrisno.

Begitu pula yang akan dilakukan mantan bupati Majalengka ini. Dirinya akan mengadukan dugaan kecurangan kepada mahkamah partai sebagai bahan pertimbangan.

"Saya pasti ke Mahkamah Partai, lalu secara hukum. Kami ada dokumentasinya. Saya mensinyalir supaya saya tidak jadi (anggota DPR). Mohon maaf, seluruh lembaga survei (menyebutkan) saya itu pasti jadi. Bukan hanya oleh saya yang mensurvei, partai lain pun sama," ungkap dia.

"Ke Mahkamah Partai, kan kalau proses hukum lama. Nanti bisa terjadi orang-orang yang menjadi akibat perbuatan itu, yang melawan perbuatan hukum itu tetap dilantik, kan proses hukum belum tentu selesai," kata Sutrisno.

Menurutnya, dugaan kecurangan seperti itu tidak hanya terjadi di Kabupaten Majalengka. Hal serupa juga ditemukan di Kabupaten Sumedang dan Subang.

"Sudah ada laporan dari tim . Ada bukti nih," pungkas Sutrisno. [gan]

Komentar Pembaca