KOTA BANDUNG

KPU: Peserta Pemilu Tidak Ditetapkan Sebagai Calon Terpilih, Jika Tak Laporkan Dana Kampanye

Politik  RABU, 24 APRIL 2019 , 09:10:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIQ SUPRIADI

KPU: Peserta Pemilu Tidak Ditetapkan Sebagai Calon Terpilih, Jika Tak Laporkan Dana Kampanye

Komisioner KPU Kota Sukabumi Siska Agustia/RMOLJabar

RMOLJabar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, ingatkan seluruh peserta pemilu untuk menyiapkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). Pasalnya 26 April hingga 1 Mei 2019 merupan waktu penyerahan LPPDK kepada KPU Kota Sukabumi.

"Iya kita ingatkan agar peserta pemilu segera menyiapkan LPPDK. Mengingat dua hari lagi sudah harus melaporkan hingga seminggu ke depan," ujar Komisioner KPU Kota Sukabumi Siska Agustia, kepada Kantor Berita RMOLJabar Rabu (24/4).

Menurutnya LPPDK yang harus diserahkan sebanyak dua rangkap. Di mana satu rangkap untuk kantor akuntan publik dan KPU Kota Sukabumi.

"Nanti satu rangkap salinannya untuk Bawaslu KOta Sukabumi ditambah satu softcopynya," ucapnya.

Tak hanya itu, LPPDK tersebut harus dilampiri dengan LADK dan LPSDK partai politik asli. Selain itu, harus dilengkapi dengan salinan bukti transaksi penerimaan dan pengeluaran dana kampanye.

"Misalnya bukti transfer, slip setoran dan yang lainnya," ungkapnya.

Menurutnya, parpol ataupun tim kampanye pilpres bisa berkonsultasi dengan KPU terkait pelaporan LPPDK tersebut. Partai politik yang tidak menyampaikan LPPDK kepada kantor akuntan publik yang ditunjuk KPU bisa kena sanksi.

"Kalau sampai batas akhir tidak melaporkan, calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan kota/kabupaten partai yang bersangkutan tidak akan ditetapkan sebagai calon terpilih. Itu sudah diatur dalam pasal 68 ayat 1 PKPU nomor 24/2018 tentang dana kampanye," pungkasnya. [yud]

Komentar Pembaca