KABUPATEN PANGANDARAN

Anggota KPPS Tumbang, Regulasi Pemilu Dirasa Kurang Manusiawi

Politik  SABTU, 27 APRIL 2019 , 00:31:00 WIB | LAPORAN: SYAMSUL ARIFIN

Anggota KPPS Tumbang, Regulasi Pemilu Dirasa Kurang Manusiawi

Anggota KPPS di Desa Paledah, Kabupaten Pangandaran/RMOLJabar

RMOLJabar. Akibat kelelahan karena kurang istirahat saat melaksanakan tugas. Kelompok Panitia Pemilihan Suara (KPPS) di Kabupaten Pangandaran Tumbang dan dilarikan ke Puskesmas.

KPPS merasa, regulasi yang berlaku pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kurang manusiawi karena kurang memberikan ruang untuk istirahat bagi penyelenggara.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran John Konini mengaku, beberapa anggotanya jatuh sakit dan harus dilarikan ke Puskesmas.

Mengingat ini tugas negara, meskipun ada yang sakit, kami tetap melanjutkan pekerjaan hingga semuanya tuntas," kata John, Jumat (26/4).

Sementara, seorang KPPS di Desa Paledah Kecamatan Padaherang Mustolih yang sedang terbaring di Puskesmas mengaku, dirinya kelelahan saat melaksanakan tugas.

"Kurang tidur hampir dua minggu sih dari sejak kedatangan logistik hingga pelaksanaan pungut hitung dan rekapitulasi," ucap Mustolih.

Dengan pekerjaan yang cukup menguras waktu dan pikiran, kata Mustolih, kalau berbicara sallary itu tidaklah sebanding lurus.

"Ya namanya juga mengabdi kepada negara, dan ini kan sudah tertuang di fakta integritas sebagai bentuk komitmen," papar Mustolih. [gan]

Komentar Pembaca