Bangun Payung Ala Masjid Nabawi, At-Taqwa Cirebon Gencarkan Wakaf Tunai

Ragam  SABTU, 27 APRIL 2019 , 11:35:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Bangun Payung Ala Masjid Nabawi, At-Taqwa Cirebon Gencarkan Wakaf Tunai

Masjid Raya At-Taqwa/Net

RMOLJabar. Keluarga Besar Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan Islamic Center Cirebon (ICC) tengah gencarkan gerakan wakaf tunai guna pembangunan 4 buah payung ala Masjid Nabawi.

Sebagaimana masyarakat muslim mengetahui, jika berkunjung atau ziarah ke Masjid Nabawi maka akan ditemukan ratusan payung membran dengan ornamen yang sangat indah. Payung-payung itu menambah dan mempercantik pemandangan rumah Allah.

Pemandangan yang sama, akan didesain di Masjid Raya At-Taqwa. Sebuah Masjid kebanggaan bagi masyarakat muslim di Kota Cirebon.

Ketua Yayasan At-Taqwa Center, Ahmad Yani mengatakan, pembangunan payung ala Masjid Nabawi ini telah berlangsung sejak 2 bulan yang lalau. Rencananya keempat payung membran ini diletakkan di area depan Masjid, tepatnya di ruang Plaza Masjid Raya At-Taqwa. Payung Membran, mirip miniatur Payung di Masjid Nabawi.

"Sedang dikerjakan, baru selesai 1 payung," kata Ahmad Yani saat diwawancarai ekslusive RMOL Jabar di kawasan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at (26/4) tadi malam.

Yani mengaku, dari 4 target pembangunan Payung Membran, masih ditemui kekurangan anggaran. Pasalnya, untuk membangun Payung Membran tersebut, panitia baru gencar dengan satu cara yaitu melalui gerakan Wakaf Tunai.

Meskipun di tahap awal untuk membangun 1 payung, sudah mulai terkumpul sebesar Rp160 juta, namun masih belum mencukupi untuk pembangunan 4 payung membran seperti target awal. Dirinya mengajak masyarakat dan seluruh komponen agar bisa bersama-sama mewujudkan target pembangunan keempat payung tersebut.

"Kita mengadakan gerakan wakaf tunai dengan menyampaikan kupon kepada para jamaah dari mulai 50 ribu, 250 ribu sampai 5 juta. Prinsipnya, siapa pun yang mau membantu, memperindah rumah Allah, Kami persilahkan melalui rekening Bank Muamalat," tutur Yani yang juga Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Pembangunan 4 Payung Membran, menurut rencana, membutuhkan sekitar Rp550 juta. Yani berharap, target itu bisa tercapai sebelum datang bulan Ramadhan 2019.

"Tujuan utama yaitu dua. Secara fungsional menyejukkan dan menyamankan jamaah. Ketika panas, plaza tidak menyengat, dan ketika hujan juga mengurangi licin. Dan juga secara estetika untuk menghadirkan kerinduan para kaum muslimin bahwa ada memori ketika pernah ke Masjid Nabawi, di sana payung-payungnya begitu indah dan harapannya juga bisa menghadirkan kerinduan orang-orang untuk kembali melakukan umroh dan ziarah ke Masjid Nabawi," papar Yani.

Dijelaskan Yani, ada 3 tahapan yang dilalui ketika membangun Payung Membran tersebut. Pertama, konstruktur atau struktur. Untuk keempat Payung Membran, di tahap konstruktur telah selesai.

"Ini sudah selesai dengan 4 tiang yang digali ke dalam tanah sekitar 3 meter," kata Yani.

Tahap kedua, setelah konstruktur atau struktur, selanjutnya membuat ornamen lampu di payung. Ornamen lampu ini dibuat seperti Payung Masjid Nabawi pula.

"Dan yang terakhir (tahap ketiga) adalah tendanya itu sendiri, payung membrannya," sebut Yani.

"Sehingga itulah 3 pekerjaan tahapan. Yang secara umum, pekerjaan pondasi, struktur sudah selesai semua. Dan payung sudah selesai 1, sehingga tinggal 3 (payung)," imbuhnya.

Masih kata Yani, adapun tenaga pengrajin yang merancang dan mendesign Payung Membran berasal dari Bekasi. Sementara, bahan dan materialnya menggunakan produk dari Negara Jepang.

"Dan harapannya ini menjadi sebuah estetika baru, lalu menjadi branding baru yang tentu tujuannya untuk bagaimana memakmurkan rumah Allah," pungkasnya. [aga]

Komentar Pembaca