Sedih! Nabung Bertahun-Tahun Ludes Dimakan Rayap

Ekbis  SENIN, 29 APRIL 2019 , 22:13:00 WIB | LAPORAN: NAJMUDIEN M HABIBIE

Sedih! Nabung Bertahun-Tahun Ludes Dimakan Rayap

Petugas KPwBI Cirebon menyortir sisa uang yang dimakan rayap/RMOLJabar

RMOLJabar. Suasana tidak biasa terjadi di tempat penukaran uang di mobil Bank Indonesia, yang sedang terparkir di acara Mini Expo dan Pasar Murah Komoditas Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon di Keraton Kacirebonan Kota Cirebon. Di situ, berjejeran pecahan uang Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000 dalam keadaan yang sudah tidak utuh lagi, banyak lubang, dan sobek-sobek.

Sang pemilik uang yang namanya enggan disebutkan tersebut mengakui, dia sudah menabung selama 5 tahun untuk membiayai sekolah adiknya. Dia menyimpan uangnya di dalam celengan plastik dan ditaruh di dalam lemari. Namun, dirinya tidak sadar ketika diperiksa, ternyata uang-uangnya sudah dimakan rayap.

"Baru sadar kalau uangnya sudah dimakan rayap. Padahal selalu diperiksa setiap dua hingga tiga hari sekali," jelasnya kepada awak media, Senin (29/4).

Pemilik uang yang beralamat di Ciperna, Kabupaten Cirebon ini, langsung mengeluarkan semua uangnya dari dalam celengan, lalu berusaha mematikan rayap-rayap yang masih hidup dengan menggunakan minyak. Hal tersebut dibuktikan dengan uang yang beraroma minyak.

Sisa uang-uang yang sudah termakan rayap tersebut lalu dimasukkan semua ke dalam kantong plastik berwarna merah, lalu ditukarkan ke Bank Indonesia. Kebetulan, Bank Indonesia membuka mobil booth penukaran uang di Keraton Kacirebonan. Akhirnya, dia dan temannya menuju mobil booth penukaran tersebut.

Uang-uang tersebut pun dijejerkan untuk ditemukan pasangannya. Karena, uang yang sudah rusak dan sobek-sobek masih bisa ditukarkan jika masih dua pertiga ukurannya, serta masih ada nomor serinya.

Menurut petugas Teller Bank Indonesia Cirebon yang bertugas di mobil tersebut, Ali Sobri, uang yang masih bisa ditukarkan tersebut berjumlah Rp6.880.000. Kemungkinan, total uang seluruhnya yang dimakan rayap sejumlah Rp12 juta.

"Selama masih ada nomor serinya dan ukuran uang dua pertiganya. Kalau sudah setengah sudah tidak bisa ditukar," jelasnya.

Karena jumlah uangnya masih banyak dan memakan banyak waktu, petugas Teller pun menyuruh pemilik uang tersebut untuk melanjutkan penyortiran dan pemilahan uang yang masih bisa ditukar di rumah. Dia diperbolehkan untuk menempelkan uangnya dengan kertas atau selotip. Asalkan syarat uang masih ada nomor serinya, harus sama depan dan belakang, serta ukurannya dua pertiga.

Dengan kejadian ini, Ali mengimbau kepada masyarakat untuk menyimpan dan menabung uang di perbankan. Karena, selain mudah, juga aman dari termakan serangga.

"Lebih baik disimpan di perbankan jika memang ingin menabung," pungkasnya. [jar] 

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

Prabowo Tenangkan Pendukung: Kekerasan Jangan Dibalas Kekerasan
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00