Bawang Naik Jelang Ramadhan, Kemendag Akan Impor Dan Cek Distributor

Ekbis  RABU, 01 MEI 2019 , 20:29:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Bawang Naik Jelang Ramadhan, Kemendag Akan Impor Dan Cek Distributor

Sekretaris BAPPEBTI Kemendag RI Nusa Eka/RMOLJabar

RMOLJabar. Menjelang bulan Ramadan, harga komoditas bawang putih secara nasional mulai terjadi lonjakan. Hal ini berdasarkan pengecekan ke seluruh pasar di Indonesia oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI.

Demikian disampaikan, Sekretaris Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Kemendag RI, Nusa Eka saat ditemui RMOLJabar, Kota Bandung, Selasa, (30/4).

Menurutnya, peningkatan harga bawang putih tersebut wajar terjadi karena permintaan di masyarakat tinggi sedangkan stok kurang.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kemendag sudah meminta para importir dan distributor untuk menggelontorkan persediaan bawang putih yang berada di gudang.

"Di pasaran untuk bawang putih itu Rp 55 ribu per kilogram, naik kurang lebih dari harga acuannya Rp 32 sampai 33 ribu, kalau stok kurang permintaan tinggi pasti naik. Dan di retail lebih mahal ternyata, bawang putih itu tadi pasar retail Bandung Rp 59 ribu per kilogram," ucapnya.

Ia menyebutkan, jumlah impor bawang putih yang disetujui pemerintah sebanyak 100 ribu ton dan diperkirakan Mei ini sudah mulai didistribusikan untuk daerah se-Indonesia.

Selain melakukan impor, Kemendag bersama satgas pangan akan melakukan pengecekan dan investigasi ke gudang-gudang distributor bawang.

Selanjutnya, Eko juga mengimbau masyarakat tidak cemas soal ketersediaan pangan selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, ketersediaan bahan pokok menurutnya aman selama bulan Ramadhan.

"Masyarakat tidak harus cemas karena stok aman, ke masyrakat jangan panik," pungkasnya. [yud]




Komentar Pembaca