Bakar Bendera Ormas, Preman Kampung Dilaporkan ke Polisi

Hukum  KAMIS, 02 MEI 2019 , 18:18:00 WIB | LAPORAN: NURJAYA BACHTIAR

Bakar Bendera Ormas, Preman Kampung Dilaporkan ke Polisi

Pelaporan preman kampung ke polisi /RMOLJabar

RMOLJabar - Lembaga Bantuan Hukum Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (LBH-BPPKB) melaporkan kasus pembakaran bendera organisasi mereka oleh sekelompok preman kampung ke Mapolres Karawang, Kamis (2/5) sore.

Menurut ketua LBH DPC BPPKB,  Darius Haidina Umami, pelaporan kasus pembakaran bendera organisasinya untuk memberikan efek jera kepada pelaku yang diduga preman kampung," ungkap Darius kepada RMOLJabar di Mapolres Karawang.

Masih kata dia,  kejadian berawal saat empat anggota BPPKB memasang bendera di wilayah Sentul, Lemah Abang Wadas. Tiba-tiba mereka didatangi sekitar 15 orang preman kampung. Tak hanya itu, dalam kondisi mabuk lengkap dengan senjata tajam, para preman itu meminta sejumlah uang.

Namun karena permintaannya tidak dipenuhi, para preman kampung itu malah membakar bendera berjumlah tiga buah.

"Kelompok preman kampung memalak uang. Tidak dilayani dan berujung pembakaran bendera,” katanya.

Darus menilai, kasus ini merupakan pelecehan terhadap ormas yang lahir di Banten. Pihaknya berharap pihak kepolisin segera menyelesaikan kasus tersebut, dan menangkap pelakunya.

"Polisi harus tegas siapapun pelakunya harus segera ditangkap," pungkasnya. (din)



Komentar Pembaca