KABUPATEN PANGANDARAN

Gugatan Dugaan Penggelembungan Suara Dikaji Gakkumdu

Politik  KAMIS, 02 MEI 2019 , 22:29:00 WIB | LAPORAN: SYAMSUL ARIFIN

Gugatan Dugaan Penggelembungan Suara Dikaji Gakkumdu

Ilustrasi kotak suara/Net

RMOLJabar. Dugaan penggelembungan suara di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pangandaran tidak putus dalam pleno di tingkat Kabupaten Pangandaran.

Koordinator Divisi Hukum Penindakan dan Sengketa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran Uri Juwaeni mengaku sedang membahas perkara tersebut di sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

"Ini sedang terus kami godog, bahasannya pun cukup alot dan kami masih mencari pasal mana yang bisa masuk pada permasalahan ini," ungkap Uri kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (2/5).

Karena alat buktinya C1 plano, kata Uri, laporan yang dilakukan Calon legislatif PKB Ngisom kepada Bawaslu tidak bisa ditindaklanjuti dalam pleno yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran.

"Kotak yang dibuka di pleno itu sinkronisasi DA1 hasil rekapitulasi di PPK, dan amanat UU Pemilu juga tidak memperbolehkan membuka data lain," imbuh Uri.

Intinya, perkara Ngisom sedang ditindaklanjuti oleh Bawaslu Pangandaran melalui bahasan di Gakkumdu.

"Kalaupun nanti di Gakkumdu juga buntu, maka disarankan untuk mengaju kepada Mahkamah Konstitusi (MK)," tandas Uri. [gan]

Komentar Pembaca