Kandidat Termuda Panaskan Bursa Pimpinan KNPI Bogor

Ragam  JUM'AT, 03 MEI 2019 , 11:41:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIQ SUPRIADI

Kandidat Termuda Panaskan Bursa Pimpinan KNPI Bogor

Musda KNPI Bogor /RMOLJabar

RMOLJabar. Kandidat termuda akan panaskan bursa pimpinan dalam Musda XIV KNPI Bogor, 3-4 Mei 2019. Kandidat termuda tersebut berangkat dari OKP independen. Hal itu menjadi ciri khas dan sejarah dalam Musda kali ini.

Tim Pemenangan, Ricahrd mengaku ikhtiar tersebut untuk mewujudkan Kabupaten Bogor sebagai daerah laik pemuda. Oleh karena itu, mahasiswa dan pemuda yang independen dan tidak terikat lembaga apapun harus mulai tampil.

"Memang agak sedikit kendala, namun puji syukur hari ini kita telah mendaftarkan diri. Ini adalah suatu urgensi, karena ruh dari kepemudaan harus diselamatkan. Mari kita sukseskan Musda  XIV kali ini yang harmonis serta benar benar mencari sosok tepat untuk memimpin ke depan dengan satu kepentingan yaitu independensi KNPI," ujarnya.

Tak hanya itu, Richard pun mengapresiasi pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor beserta pantia OC/SC atas kerja kerasnya menghelat pesta demokrasi ala pemuda. Bahkan telah menerima pendaftar dengan baik.

"Bersyukur  kita telah diterima dengan baik oleh OC/SC beserta pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor. Semoga kerja keras dan niat baiknya mendapatkan keberkahan demi pemuda yang lebih baik," ucapnya

Terkait visi-misi, kader asal PMKRI pun mengatakan dengan jargon #KNPIMilenial Sebagai Hasyemi Harapan Bogor adalah upaya maksimalkan menuju kabupaten bogor sebagai kota laik pemuda. "Kita lihat saja beberapa kota sudah dinyatakan sebagai kota laik pemuda di antaranya Kota Bandung dan Kediri. Hal itu bukan instan, akan tetapi UU Kepemudaannya itu dijalankan dengan baik. Sehingga terwujudlah kota laik pemuda. Itu yg di targetkan Hasyemi ke depan," ungkapnya.

Selain itu, pemanfaatan bonus demografi akan menjadi konsen yang harus diemban dengan tanggung jawab secara serius. Baik sektor SDM dengan melakukan kewajiban kaderisasi berkelanjutan juga konten digitalisasi hingga pemerataan kebutuhan pemuda.

"Dengan memberikan bada usaha untuk mandiri harus terlaksana. Karena ini suatu hak yang sama dan selanjutnya pentingnya pemanfaatan bonus demografi harus terealisasi," pungkasnya. (din)



Komentar Pembaca