KABUPATEN KARAWANG

Perbaikan Jalan Pantura Dan Ulah Spekulan Picu Sembako Naik

Ekbis  SABTU, 04 MEI 2019 , 05:07:00 WIB | LAPORAN: NURJAYA BACHTIAR

Perbaikan Jalan Pantura Dan Ulah Spekulan Picu Sembako Naik

Ilustrasi sembako/Net

RMOLJabar. Beberapa hari menjelang bulan Ramahan, harga sayur mayur di Pasar Induk tradisional Rengasdengklok Johar dan Cikampek, masih terbilang tinggi. Terutama jenis bawang mulai melambung. Kenaikan sudah terjadi sejak sepekan lalu.

Pedagang sayur mayur, Wati mengaku, sayuran komoditi jenis bawang masih terbilang tinggi semisal bawang putih,  masih pada kisaran Rp55 ribu perkilogram. Padahal sebelumnya hanya pada kisaran Rp30 ribu perkilogram.

"Bawang putih masih tinggi, hingga 55 ribu perkilogram, penyebabnya pasokan langka," ungkap Wati di pasar Cikampek, Kabupaten Karawang, Jumat (3/5).

Tak hanya itu, bawang merah dan kentang juga turut merangsek naik. Bawang merah Rp45 ribu perkilogram dari sebelumnya Rp38 ribu perkilogram. Kentang asal Dieng dari sebelumnya Rp10 ribu, kini 13 ribu perkilogram.  

"Selain bawang putih, bawang merah dan kentang juga naik," katanya.

Kendati sejumlah barang pasokannya mengalamii fluktuasi, stok dipastikan akan aman hingga lebaran mendatang. Terlebih daerah pemasok sayur mayur ini sangat banyak, mulai dari sekitar Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Lampung.

Sementara pedagang telur ayam, Nani (40), mengatakan, kenaikan harga ini dipicu adanya permintaan pasar yang tinggi namun suplai barang yang kurang. Sehingga terjadilah hukum permintaan atau pasar.

"Harga telur mengalami kenaikan dan menjadi hal biasa adanya fluktuasi kenaikan jelang puasa," kata Nani.

Masih kata Nani, masalah dalam proses pendistribusian juga turut menjadi pemicunya. Diketahui, di jalur pantai utara (Pantura), masih banyak terdapat perbaikan jalan dan jembatan yang rusak. Sehingga waktu pendistribusian jadi molor dan menambah biaya.

"Kami juga melihat, kadang ada ulah spekulan yang memainkan harga. Akibatnya ketika harga barang di Pasar tradisional stabil, tapi di tempat eceran masih tinggi. Perlu diingat juga bahwa siklus tahunan jelang puasa dan lebaran juga jadi pemicu naiknya harga-harga sayur mayur," pungkas Nani. [gan]

Komentar Pembaca